Jakarta (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta meningkatkan kapasitas dan kompetensi kader Bina Keluarga Balita (BKB) melalui kegiatan orientasi, sehingga mereka lebih siap dalam melaksanakan tugasnya di masyarakat.
"Melalui orientasi ini, kita berharap akan lahir kader-kader BKB yang lebih terampil, inovatif, dan berdedikasi tinggi dalam mendukung terciptanya generasi emas Indonesia," kata kata Kepala DPPAPP Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam kegiatan Orientasi Bina Keluarga Balita (BKB) Tahun 2026 di Jakarta, Kamis.
Dwi mengatakan, program Bina Keluarga Balita (BKB) merupakan salah satu program strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak sejak usia dini, melalui peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan para orang tua serta keluarga dalam pengasuhan.
Dalam hal ini, kader BKB memiliki peran yang sangat penting sebagai ujung tombak di lapangan karena kaderlah yang mendampingi, membimbing, dan memberikan informasi kepada para keluarga, khususnya orang tua balita, tentang bagaimana memberikan pengasuhan yang tepat, gizi yang seimbang, stimulasi yang sesuai, serta pendidikan karakter sejak dini.
Adapun saat ini jumlah kelompok BKB di Provinsi DKI Jakarta menurut data Sistem Informasi Keluarga (SIGA) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berjumlah 1.127.
Dari jumlah tersebut, kelompok terbanyak berada di Jakarta Selatan yakni 367, diikuti Jakarta Timur (320), Jakarta Pusat (163), Jakarta Utara (138), Jakarta Barat (113), dan Kepulauan Seribu (27).





