TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Aksi sekelompok remaja yang diduga anggota gengster melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam (sajam) terhadap warga di Kampung Bulakan, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Rabu (2/9/2026) malam.
Beruntung tidak ada korban luka dalam insiden tersebut. Namun, seorang pemuda berinisial F (19) berhasil diamankan warga dan kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Ketua RT setempat, Fajar, mengungkapkan bahwa peristiwa itu bermula saat sekelompok remaja melintas secara berkonvoi menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam.
Baca juga: Truk Tanah Tabrak Bengkel di Jatiuwung Tangerang, Pemilik Usaha Luka dan Dilarikan ke RS
Menurutnya, kelompok tersebut kemudian mendatangi area sekitar warung yang saat itu menjadi tempat berkumpul sejumlah warga. Mereka diduga melakukan aksi penyerangan yang memicu kepanikan warga sekitar.
"Jadi awalnya mereka itu konvoi pakai motor sambil bawa sajam dan sempat nyerang warga yang nongkrong dekat warung sini, beruntungnya enggak ada yang kena," kata Fajar saat diwawancarai, Kamis (3/9/2026).
Mengetahui adanya aksi tersebut, warga langsung berupaya mengejar para pelaku. Dalam proses pengejaran, satu unit sepeda motor yang diduga milik anggota kelompok tersebut tertinggal di lokasi kejadian.
Tak lama berselang, seorang pemuda kembali ke lokasi dengan tujuan mengambil sepeda motor yang tertinggal. Namun keberadaannya diketahui warga hingga akhirnya diamankan.
"Selang 10 menit, si pelaku datang kembali. Akhirnya di situ lah mulai massa ada yang mulai pemukulan," jelasnya.
Di samping itu Kanit Reskrim Polsek Cikupa, Ipda Syaiful Rusdiansyah membenarkan adanya kejadian tersebut.
Polisi telah mengamankan seorang pemuda berinisial F (19) yang sebelumnya diamankan oleh warga.
"Sementara ada satu orang yang sudah kita amankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan," ungkapnya.
Menurut Syaiful polisi masih mendalami keterlibatan F dalam peristiwa tersebut, termasuk menelusuri asal-usul sepeda motor dan senjata tajam yang turut diamankan sebagai barang bukti.
"Sehingga dalam hal ini proses tersebut masih dalam pemeriksaan. Kita akan dalami terkait kepemilikan motor dan sajam yang turut diamankan, serta mengungkap kronologis dan motif yang dilakukan oleh yang bersangkutan," jelasnya.
Untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi, Polsek Cikupa juga akan meningkatkan kegiatan patroli di sejumlah lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat terjadinya tawuran maupun aksi kelompok jalanan.
Syaiful pun mengapresiasi respons masyarakat yang turut membantu mengamankan situasi setelah mengetahui adanya aksi penyerangan tersebut.
"Dan kami juga mengapresiasi masyarakat atas kepekaannya, atas inisiatifnya melakukan atau membantu mengamankan wilayah," ucapnya.