Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM,TAMBOLAKA- Pemerintah Sumba Barat Daya terus menegaskan komitmennya dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor pertanian.
Langkah strategis ini diwujudkan dalam acara Presentasi Investasi sekaligus Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Sumba Barat Daya dengan PT Known-You Seed Indonesia di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sumba Barat Daya, Rabu, 2 September 2026.
Dalam arahannya, Bupati Ratu Wulla menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap masuknya investasi yang terarah, bertanggung jawab dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Baca juga: Pemilik Warung Makan Ungkap Awal Cekcok Camat Laenmanen dan Guru di Betun, Kabupaten Malaka NTT
Rencana investasi PT Known-You Seed Indonesia di bidang pengembangan hortikultura dinilai sebagai momentum strategis yang harus dikawal secara serius oleh seluruh jajaran pemerintah daerah.
Investasi diharapkan tidak sekadar menghadirkan modal, tetapi mampu menggerakkan roda ekonomi daerah, mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur, membuka lapangan kerja baru, serta membawa inovasi berupa transfer teknologi dan pengetahuan bagi petani lokal.
Bupati juga meyakinkan bahwa dalam pemanfaatan lahan masyarakat melalui skema sewa produktif jangka panjang, perlindungan terhadap hak kepemilikan tanah masyarakat menjadi prioritas utama.
Seluruh proses pelaksanaan investasi wajib berjalan secara adil, transparan, dan taat pada regulasi. Pemkab Sumba Barat Daya siap memberikan fasilitas perizinan serta kepastian administrasi, seraya memastikan investor mematuhi kewajiban pelaporan, pajak, retribusi daerah, dan program tanggung jawab sosial perusahaan.
Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi titik awal lahirnya ekosistem pertanian modern yang tangguh dan berkelanjutan di Sumba Barat Daya sekaligus memperkuat daya saing hasil pertanian lokal di pasar yang lebih luas.
Hadir dalam acara itu para asisten, Kuasa Direktur PT Known-You Seed Indonesia, Lu Chia Hung beserta jajaran manajemen, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sumba Barat Daya, Gerson Ate beserta jajaran, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumba Barat Daya beserta jajaran. (*)