Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 yang berpusat di wilayah Cilacap, Jawa Tengah, turut dirasakan sejumlah warga di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026) siang.
Getaran gempa dirasakan warga saat pelaksanaan sholat Jumat berlangsung. Meski cukup terasa, guncangan tersebut tidak menimbulkan kepanikan.
Herman (45), warga Kecamatan Kalipucang, mengatakan dirinya merasakan getaran gempa ketika khotbah Jumat sedang berlangsung.
"Waktu khotbah, ada gempa dan sangat kerasa getarannya," ujar Herman kepada Tribun Jabar di Kalipucang, Jumat siang.
Baca juga: Gempa Terkini di Jawa Barat M 3,1 Guncang Garut Sabtu Pagi, Ini Kata BMKG
Menurutnya, meski getaran terasa cukup jelas, warga di sekitar masjid tidak menunjukkan kepanikan dan tetap tenang."Enggak panik, biasa saja," katanya.
Guncangan serupa juga dirasakan warga di Kecamatan Padaherang. Saefuloh (30) mengaku merasakan getaran gempa yang terjadi di wilayah Cilacap tersebut.
"Terasa, tapi enggak terlalu besar seperti beberapa bulan lalu," ucap Saefuloh.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut terjadi pada Jumat (4/9/2026) pukul 12.04.59 WIB.
Gempa memiliki kekuatan M5,4 dengan koordinat 8,42 Lintang Selatan (LS) dan 109,02 Bujur Timur (BT).
Pusat gempa berada sekitar 77 kilometer tenggara Cilacap, Jawa Tengah, dengan kedalaman 10 kilometer.
Hingga informasi ini ditulis, belum ada laporan mengenai kerusakan maupun korban akibat guncangan gempa tersebut di wilayah Kabupaten Pangandaran.(*)