PMII-GMNI Mamuju Demo Tolak Tambang LTJ, Usir PT Perminas dari Sulbar
Nurhadi Hasbi September 04, 2026 03:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Aliansi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamuju menggelar demonstrasi menolak tambang Logam Tanah Jarang (LTJ) masuk di Mamuju.

Puluhan kader dari dua organisasi mahasiswa tersebut menutup jalan di perempatan Simbuang, Jalan Gatot Subroto, Jl Jenderal Sudirman, dan Jl RE Martadinata, Kelurahan Simboro, Mamuju.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap rencana aktivitas pertambangan Logam Tanah Jarang (LTJ) di wilayah Sulawesi Barat.

Baca juga: Tolak Tambang LTJ Massa Gabungan PMII dan GMNI Unjuk Rasa di Mamuju

Baca juga: Bantah Isu Blokade Jl Trans Sulawesi Terkait LTJ Kades Botteng Mamuju: Kami Tidak Menolak!

Massa aksi membawa sejumlah poster bertuliskan penolakan terhadap tambang LTJ.

Salah satu poster yang dibawa massa bertuliskan, “Sulbar Bergerak Tolak Tambang LTJ.”

"Usir PT Perminas, Hentikan Rencana Tambang LTJ di Sulbar."

PT Permina merupakan perusahaan plat merah yang akan mengelola tambang LTJ di Sulbar.

Selain itu, massa aksi membawa sejumlah atribut organisasi.

Seorang peserta dalam orasinya dengan suara lantang menggunakan pengeras suara meneriakkan penolakan terhadap tambang LTJ masuk di Sulbar.

“Kami menolak LTJ di Sulbar,” teriak seorang massa aksi di tengah jalan menggunakan toa.

Aksi Tutup Jalan, Arus Lalu Lintas Tersendat

Aksi tersebut turut menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi.

Pasalnya, perempatan Simbuang merupakan salah satu titik lalu lintas yang ramai dilalui kendaraan serta menjadi akses penting bagi masyarakat yang keluar dan masuk Kota Mamuju.

Sejumlah kendaraan terlihat melambat dan antre akibat sebagian ruas jalan digunakan massa untuk menggelar aksi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.