Kereta rel listrik (KRL) mengalami anjlok di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat (Jakbar) pagi tadi. Belum diketahui penyebab anjloknya KRL tersebut.
Manager Public Relations KAI Commuter Indonesia (KCI), Leza Arlan, mengatakan peristiwa itu akan diinvestigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Belum (diketahui penyebab KRL anjlok), akan dilakukan investigasi oleh KNKT," kata Leza, Jumat (4/9/2026).
KRL No 1203 anjlok saat akan masuk jalur 9 Stasiun Jakarta Kota. Leza mengatakan para penumpang dalam kondisi aman.
"Iya, nggak ada (penumpang terluka)," katanya.
Penumpang di KRL tersebut dievakuasi. Perjalanan KRL yang akan masuk ke Stasiun Jakarta Kota dilakukan pengaturan perjalanan.
Petugas terkait dan kereta penolong diberangkatkan ke lokasi untuk proses penanganan. KAI Commuter juga melakukan rekayasa perjalanan KRL.
Total ada 21 perjalanan kereta yang sempat mengalami keterlambatan akibat insiden ini. Perjalanan KRL Bogor sudah kembali bisa keluar-masuk Stasiun Jakarta Kota secara normal sejak pukul 10.30 WIB.
"Kami menyampaikan permintaan maaf atas kendala yang terjadi. Saat ini KAI Commuter terus fokus untuk menekan keterlambatan perjalanan Commuter Line imbas kendala tersebut. Imbas kejadian tersebut sebanyak 21 perjalanan Commuter Line Bogor yang mengalami keterlambatan, " kata Leza.





