TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Pedagang Pasar Munjul, Cipayung, Jakarta Timur berharap janji Pemprov Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) untuk melanjutkan revitalisasi pasar yang mangkrak sejak tahun 2014 lalu, ditepati.
Hal ini menyusul pernyataan Dinas PPKUKM DKI yang akan mengalokasikan anggaran untuk melanjutkan proyek, dan proses pengerjaannya ditarget rampung pada akhir tahun 2027.
Pedagang Pasar Munjul, Kemis, berharap revitalisasi Pasar Munjul terealisasi agar kondisi pasar dapat lebih nyaman dan tertata untuk menarik pembeli berbelanja.
"Beribu terima kasih kalau benar-benar direvitalisasi, jangan cuma ngomong saja. Karena sudah banyak partai ngomong (menjanjikan)," kata Kemis di Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (5/9/2026).
Menurut pedagang sejak proyek revitalisasi pembangunan terhenti, gedung baru yang sedianya menjadi tempat para pedagang Pasar Munjul berjualan dibiarkan terbengkalai begitu saja.
Sementara puluhan pedagang kini terpaksa menjajakan dagangannya pada lapak semi permanen, karena tidak memiliki kios yang lebih layak untuk berjualan.
Kondisi ini membuat pembeli tidak tertarik dengan datang berbelanja, dan berdampak pada merosotnya omzet para pedagang di Pasar Munjul selama beberapa tahun terakhir.
"Harapannya pindah (ke gedung baru), biar lebih bersih, layak, dan nyaman bagi pengunjung," ujarnya.
Selain pembangunan gedung baru, Kemis berharap dalam proses revitalisasi Dinas PPKUKM DKI Jakarta selaku pengelola dapat membenahi area parkir kendaraan untuk pengunjung.
Mengingat jalan akses masuk ke Pasar Munjul yang kini bergelombang dan kondisi lahan parkir tidak memadai, sehingga mengakibatkan pengunjung tak nyaman datang berbelanja.
"Tempat parkir juga harus dibenahi, karena kalau pengunjung banyak enggk muat. Contoh tahun baru, bulan puasa saat munggahan," tuturnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan sudah mengalokasikan anggaran untuk revitalisasi Pasar Munjul.
Hanya saja Dinas PPKUKM DKI Jakarta belum merinci anggaran yang akan digelontorkan untuk melanjutkan proyek revitalisasi, dan pembangunan gedung baru Pasar Munjul.
"Untuk Pasar Munjul kita sudah anggarkan untuk tahun depan. Insya Allah tahun 2027 akhir sudah bisa dipakai," kata Allo saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Kamis (3/9/2026).