ASDP Kerahkan 24 Kapal Atasi Antrean Ketapang
Arthur Gideon September 05, 2026 01:00 PM

Liputan6.com, Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang mengerahkan 24 kapal berkapasitas besar untuk mengoptimalkan angkutan kendaraan di tengah antrean panjang di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Enam kapal di antaranya menerapkan pola tiba-bongkar-berangkat (TBB) untuk mempercepat proses layanan.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Media Syahrianto mengatakan penerapan pola TBB ditujukan untuk mengurangi waktu kapal berada di dermaga.

Dengan pola tersebut, kapal yang tiba dapat segera melakukan proses bongkar muatan dan kembali berangkat sehingga kapasitas layanan dapat dioptimalkan.

Meski demikian, penyesuaian pola operasional kapal tetap dilakukan dengan memperhatikan kapasitas dermaga, kondisi lalu lintas kendaraan, serta keselamatan pelayaran.

Langkah ini dilakukan ketika volume kendaraan logistik meningkat 16 persen dibandingkan periode yang sama pada bulan sebelumnya. Di sisi lain, ASDP sedang melakukan perbaikan satu pasang dermaga di lintasan Ketapang-Gilimanuk.

Dikutip dari Antara, Sabtu (5/9/2026), perbaikan tersebut ditujukan untuk memperkuat infrastruktur dan meningkatkan kesiapan layanan menghadapi angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

 

Siapkan Kapal Perbantuan

Urai antrean panjang Ketapang- Gilimanuk, ASDP operasikan. 3 unit kapal tambahan. (Liputan6.com/ Hermawan Arifianto).
Urai antrean panjang Ketapang- Gilimanuk, ASDP operasikan. 3 unit kapal tambahan. (Liputan6.com/ Hermawan Arifianto).

Selain mengoperasikan 24 kapal, ASDP juga menyiapkan kapal perbantuan untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan yang mengular hingga belasan kilometer.

KMP Jatra I dengan kapasitas besar telah disiapkan untuk membantu layanan di Ketapang. Saat ini, kapal tersebut masih dalam proses perizinan pelayaran dari Merak menuju Ketapang.

Sebelumnya, ASDP telah mendatangkan tiga kapal perbantuan, yakni KMP Atayana dan KMP Portlink VII yang menerapkan pola TBB di Pelabuhan Gilimanuk. Sementara itu, KMP Liputan XII menerapkan pola TBB di Dermaga LCM Ketapang.

ASDP juga terus melakukan koordinasi dengan regulator dan pemangku kepentingan untuk mengatur arus kendaraan, terutama kendaraan logistik.

“Kami dari ASDP juga terus melakukan koordinasi intensif dengan regulator dan pemangku kepentingan terkait untuk mengatur arus kendaraan, khususnya kendaraan logistik, sekaligus mempercepat penguraian antrean akses menuju pelabuhan,” kata Media.

Menurutnya, keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap upaya meningkatkan pelayanan penyeberangan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.