Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani | Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai merehabilitasi Tribun Stadion Mini Persada di Gampong Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Abdya.
Rehabilitasi tribun tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Abdya tahun 2026 dengan nilai mencapai Rp942 juta.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Said Alwi, mengatakan pekerjaan rehabilitasi ditargetkan rampung dalam waktu 120 hari kalender.
"Kita menargetkan pengerjaan rehab tribun ini selesai dalam 120 hari kalender," kata Said Alwi, Sabtu (5/9/2026).
Baca juga: Persada Abdya Cetak Sejarah, Juara Piala Soeratin U-17 Aceh di Depan Bupati
Menurut Said, pekerjaan tidak hanya menyasar bagian tribun penonton, tetapi juga mencakup penataan area bawah tribun yang nantinya dapat menunjang kebutuhan pemain dan perangkat pertandingan.
"Selain tribun, kamar ganti pemain, wasit, dan official tim juga direhab, termasuk dilengkapi dengan toilet," ujarnya.
Ia menjelaskan, tribun yang direhabilitasi akan dibuat lebih tinggi dibandingkan bangunan sebelumnya.
Baca juga: Persada Melaju ke Final Piala Soeratin U-17, Bupati Safaruddin: Sejarah Baru Sepak Bola Abdya
Kendati demikian, konsep dasar bangunan lama tetap dipertahankan agar karakter Stadion Mini Persada tidak hilang.
"Bangunannya tetap dengan konsep lama. Tapi dengan desain yang berbeda," kata Said.
Said berharap pihak rekanan dapat menyelesaikan pekerjaan lebih cepat atau setidaknya sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Ia juga meminta proses pengerjaan tetap memperhatikan kualitas bangunan.
Rehabilitasi tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Abdya meningkatkan kualitas fasilitas Stadion Mini Persada sebagai salah satu sarana olahraga yang dimanfaatkan masyarakat.
Dengan adanya penataan dan penambahan fasilitas pendukung, stadion diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih baik bagi penonton, atlet, tim, maupun perangkat pertandingan.
Namun, Said menyebutkan, pembangunan kamar ganti pemain, official, dan wasit serta kelanjutan rehabilitasi tribun di sisi kiri akan dilakukan pada tahun anggaran berikutnya.
Rehabilitasi Tribun Stadion Mini Persada mendapat apresiasi dari pelaku sepakbola di Abdya.
Setelah cukup lama belum mendapat pembenahan menyeluruh, perbaikan fasilitas tersebut dinilai menjadi kabar baik bagi perkembangan olahraga daerah.
Legenda sepakbola Abdya, Nazli ND, mengapresiasi perhatian Pemkab Abdya terhadap kondisi stadion tersebut.
Menurutnya, pembenahan Stadion Mini Persada bukan hanya menyangkut perbaikan bangunan, tetapi juga menunjukkan adanya perhatian pemerintah terhadap perkembangan olahraga, khususnya sepakbola.
"Selama ini kita malu kalau ada tamu. Tribun bocor, kamar ganti tidak ada. Sekarang Bupati Safaruddin sudah buktikan komitmennya," kata Nazli.
Ia mengatakan Stadion Mini Persada selama bertahun-tahun menjadi salah satu tempat penting bagi aktivitas sepakbola di Kabupaten Abdya. Namun, sejumlah fasilitas pendukung dinilai masih membutuhkan pembenahan.
Menurut Nazli, rehabilitasi tribun seharusnya menjadi langkah awal untuk meningkatkan fasilitas stadion secara bertahap.
Pembenahan infrastruktur juga diharapkan dapat membuka peluang bagi Abdya menjadi tuan rumah berbagai turnamen atau kejuaraan olahraga.
"Stadion yang layak tentu akan memberikan kenyamanan bagi atlet dan masyarakat serta mendukung pelaksanaan berbagai pertandingan," ujarnya.
Nazli juga berharap peningkatan fasilitas fisik stadion diikuti dengan pembinaan atlet secara berjenjang, khususnya pesepakbola usia dini.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur olahraga perlu berjalan beriringan dengan pembinaan sumber daya manusia agar prestasi olahraga Abdya dapat berkembang.
"Dengan begitu, Stadion Mini Persada tidak hanya menjadi tempat pertandingan, tetapi juga pusat lahirnya pesepakbola muda Abdya," katanya.
Selain menjadi lokasi pertandingan sepakbola, Stadion Mini Persada juga dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan besar, termasuk upacara peringatan kemerdekaan dan agenda tingkat kabupaten.
Karena itu, Nazli menilai rehabilitasi stadion memiliki manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Ia berharap perhatian pemerintah terhadap Stadion Mini Persada tidak berhenti setelah pekerjaan fisik selesai. Menurutnya, perawatan fasilitas serta program pembinaan atlet perlu dilakukan secara berkelanjutan.
"Semoga ke depan ada pembinaan berjenjang juga," pungkas Nazli. (*)