Trump Mau Serang Gunung Pickaxe Jadi Petaka, Situs Nuklir Iran Sulit Dihancurkan, AS Terancam
Hadiyya QurrataAyyuun September 05, 2026 05:12 PM

- Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka kemungkinan menyerang Gunung Pickaxe di Iran.

Gunung Pickaxe merupakan lokasi kompleks bawah tanah nuklir Iran yang disebut sangat sulit ditembus.

Lokasinya berada dekat fasilitas pengayaan uranium Natanz yang sebelumnya rusak akibat serangan.

Di bawah kawasan itu terdapat kompleks terowongan yang dibangun jauh di dalam tanah.

Karena lokasinya terlindungi, Gunung Pickaxe menjadi salah satu target paling sulit bagi militer AS.

Trump mengatakan Amerika Serikat mungkin akan segera menyerang lokasi tersebut.

Pernyataan itu muncul ketika konflik dengan Iran masih terus berlangsung dan belum menunjukkan tanda mereda.

Trump juga menyebut perang tersebut sebagai masalah kecil bagi Amerika Serikat.

Namun serangan ke Gunung Pickaxe justru bisa membuka risiko yang jauh lebih besar.

Kompleks bawah tanah itu diperkirakan berada sekitar 90 hingga 135 meter di bawah permukaan.

Kedalaman tersebut membuat fasilitasnya sulit dihancurkan bahkan dengan bom penghancur bunker.

Jika serangan gagal mencapai target, Iran justru bisa semakin yakin untuk melanjutkan perlawanan.

Teheran juga berpotensi membalas dengan meningkatkan serangan terhadap aset AS di kawasan.

Salah satu titik paling rawan adalah Selat Hormuz yang menjadi jalur penting pasokan energi dunia.

Gangguan di Hormuz bisa berdampak langsung pada perdagangan energi dan harga minyak global.

Ancaman serangan juga dapat memperkuat tekanan di dalam Iran untuk keluar dari perjanjian NPT.

Bahkan dorongan mempercepat program nuklir bisa semakin kuat jika ancaman terhadap Iran terus meningkat.

Risiko lainnya adalah meningkatnya ketegangan di kawasan jika Iran membalas serangan tersebut.

Bagi AS, satu serangan ini justru bisa membuka konflik yang jauh lebih besar.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.