Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Lomba Gerak Jalan Indah (LGJI) Amboina kembali digelar di depan Tribun Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Maluku, Sabtu (5/9/2026).
LGJI merupakan kegiatan tahunan yang disemarakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon dan HUT ke-91 Gereja Protestan Maluku (GPM).
Sebanyak 80 tim menjadi peserta, terdiri 30 regu anak-anak, 14 regu remaja, 22 regu dewasa putra, 6 regu dewasa putri, 12 regu dewasa campuran dan empat regu kategori etnik budaya Maluku.
Rute yang disusur yakni Jalan Slamet Riyadi, Jalan Pattimura, Jalan Ahmad Yani, Jalan Diponegoro, Jalan AM Sangadji, Jalan AY. atty, finish di depan Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Ambon.
Pantauan TribunAmbon.com, puluhan peserta berbaris dan melewati garis star.
Puluhan peserta terlihat memakai pakaian khas masing-masing, ada pakai batik sekolah, etnik Maluku, busana modern, hingga yang buatan sendiri.
Event tahunan ini disaksikan ratusan warga kota Ambon, yang juga dari mereka menjadi pendukung tim peserta lomba.
Tampak sisi kiri dan kanan jalan-jalan yang dilewati para peserta dipenuhi warga yang terus memberikan semangat.
Sejumlah warga juga mengabadikan para peserta dengan berbagai jenis kamera dan juga ponsel.
Baca juga: Nilai Tukar Petani Maluku Berada di Urutan 37 Secara Nasional Agustus 2026 dengan Angka 97,31
Baca juga: Festival Benteng Nieuw Victoria 2026: Merangkai Warisan Budaya dalam Harmoni
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengingatkan kepada peserta untuk selalu junjung tinggi sportivitas dalam perlombaan.
Menurutnya kemenangan maupun kekalahan merupakan hal biasa dalam sebuah pertandingan.
"Tetap semangat, menang dan kalah biasa dalam sebuah perlombaan," ujar Bodewin dalam sambutannya.
Sementara untuk penonton, Wali Kota juga mengingatkan tidak membuang sampah, karena bakal dikenai denda.
Lanjutnya, setiap titik-titik tertentu di kota Ambon telah di pasangi CCTV, sehingga sangat mudah terpantau langsung.
"Ajakan ini supaya katong (kita) jaga lingkungan Ambon tetap bersih dan nyaman," tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat persatuan, mengembangkan kreativitas generasi muda dan melestarikan kekayaan budaya Maluku. (*)