BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU- Semangat membantu korban kebakaran ditunjukkan anggota Pramuka Penggalang dari SMA Negeri 1 Tapin Selatan.
Selama tiga hari ke depan, para pelajar tersebut turun ke jalan untuk menggalang donasi bagi warga yang terdampak kebakaran di sejumlah lokasi di Kabupaten Tapin.
Penggalangan donasi dilakukan di kawasan Bundaran Tugu Sirang Pitu, Rantau, Kabupaten Tapin, Sabtu (5/9/2026).
Para anggota Pramuka berdiri di sejumlah titik sambil membawa kardus bertuliskan donasi. Mereka mengajak pengguna jalan yang melintas untuk ikut menyisihkan sebagian rezekinya bagi para korban.
Baca juga: Karhutla Hanguskan 61 Hektare Lahan di Tapin, 3 Kandang Ayam Turut Terbakar, Kerugian Ratusan Juta
Salah seorang anggota Pramuka, Arbayah, mengaku kegiatan tersebut merupakan pengalaman pertamanya turun langsung ke jalan untuk menggalang dana.
"Saya baru pertama kali ikut menggalang dana di jalan seperti ini," ujar Arbayah.
Siswi SMA Negeri 1 Tapin Selatan yang beralamat di kawasan Tambarangan tersebut mengatakan, donasi yang terkumpul nantinya diperuntukkan bagi korban kebakaran.
"Kami di sini menggalang dana untuk korban kebakaran rumah di empat lokasi," katanya.
Adapun lokasi yang menjadi sasaran bantuan di antaranya Desa Harapan Masa, Desa Suato Tatakan, Kampung Tabaan di Desa Binderang, Kecamatan Lokpaikat, serta Desa Kepayang, Kecamatan Tapin Tengah.
Menurut Arbayah, kegiatan penggalangan donasi dilaksanakan selama tiga hari.
Setiap harinya, mereka mulai menggalang dana sekitar pukul 15.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita.
"Ini baru hari pertama. Rencananya tiga hari, mulai jam 3 sampai jam 6 sore," jelasnya.
Arbayah bersama rekan-rekannya berharap masyarakat yang melintas di kawasan Bundaran Tugu Sirang Pitu dapat ikut berpartisipasi membantu meringankan beban para korban.
Ia mengatakan, seluruh donasi yang terkumpul nantinya akan disalurkan untuk membantu warga yang terdampak musibah kebakaran.
Sementara itu, sejumlah kebakaran yang terjadi di beberapa wilayah Tapin dalam beberapa waktu terakhir mengakibatkan rumah warga mengalami kerusakan dan kerugian material.
Salah satu kejadian dengan dampak cukup besar terjadi di Desa Harapan Masa. Dalam peristiwa tersebut, terdapat empat rumah yang terdampak.
Sementara kebakaran lainnya terjadi di Desa Suato Tatakan, Kampung Tabaan, Desa Binderang, hingga yang terbaru di Desa Kepayang.
Baca juga: Ratusan Warga Tapin Antre Rekam KTP-el, Bidik Warga yang Telah Memasuki Usia 16 Tahun
Bagi Arbayah, kegiatan tersebut menjadi pengalaman tersendiri. Selain belajar berorganisasi melalui Pramuka, ia juga mendapat kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosial membantu masyarakat.
Dengan mengenakan seragam Pramuka dan membawa kardus donasi, ia bersama rekan-rekannya tetap bersemangat mengajak masyarakat berbuat baik.
"Semoga donasi yang terkumpul bisa membantu para korban," harapnya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)