TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Beredar viral di media sosial video yang menunjukkan kualitas air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang sangat buruk di salah satu rumah masyarakat di Kota Binjai, Sumatera Utara.
Amatan wartawan di video yang beredar viral, buruknya kualitas air PDAM sama sekali tak layak untuk dikonsumsi masyarakat.
Informasi yang dihimpun wartawan, peristiwa itu terjadi di Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, tepatnya di Tandem Pasar IV Beringin.
Keterangan di dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @seputaran.binjai menjelaskan, jika buruknya kualitas air itu sudah 28 tahun yang gak berubah.
Bahkan perekam video mengaku sudah sering mengadu, tetapi diduga tidak ada tindakan dari pihak terkait.
"Viralkan aja ini PDAM, kalau gak viral gak dikerjai," ujar seorang wanita di dalam video.
Menanggapi persoalan buruknya kualitas air tersebut, Direktur PDAM Tirtasari Binjai, Ashari menjelaskan, jika hal itu disebabkan karena pada waktu itu sedang berlangsung Washing Out atau pencucian pipa.
"Kondisi dan perlakuan pencucian ini sering di lakukan apabila setelah perbaikan pipa bocor. Atau pada saat hidup pompa setelah ada padam listrik, dan dihidupkan kembali pompa air untuk pendistribusian," ujar Ashari saat dikonfirmasi, Sabtu (5/9/2026).
Lanjut Ashari, tak menutup kemungkinan ada kalanya debit air yang kotor bisa masuk ke pipa pelanggan.
"Untuk itu petugas kami akan membuat pencucian pipa apabila belum ada di daerah tersebut. Bila sudah di cuci, akan normal kembali," kata Ashari.
Ashari menambahkan, jika pelanggan mau komplain soal kualitas air yang sering kotor, bisa menghubungi customer service PDAM Tirtasari 085355889362.
"Untuk pelanggan yang komplain sering kotor airnya, bisa kasih alamat rumah. Biar kita buat valve untuk pencucian pipa, agar bisa dicuci secara berkala atau rutin," tutup Ashari.
(cr23/tribun-medan.com)