Persib VS PSM Makassar, Maung Bandung Tak Diperkuat 3 Pemain
Mutiara Suci Erlanti September 05, 2026 08:11 PM

 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG- Persib Bandung akan menghadapi laga perdananya pada Indonesia Super League 2026/2027 menjamu PSM Makassar tanpa tiga pemain pilarnya.

Laga Persib Bandung melawan PSM Makassar akan digelar di Stadion GBLA, Kota Bandung, Minggu (6/9/2026).

Adapun tiga pemain yang dipastikan absen tersebut, yakni gelandang asal Argentina, Luciano Guaycochea dan dua pemain rekrutan anyar, Gakuto Notsuda dan Sandy Walsh.

Hal tersebut ketiga pemain ini masih dalam tahap pemulihan dari cederanya, walaupun mereka sempat terlihat berlatih bersama tim, tapi masih terpisah bersama fisiotrapi..

Tentu dengan absennya pemain tersebut, sedikitnya terdapat perbedaan di tim Maung Bandung, meski di lini tengah yang ditinggalkan Luciano dan Gakuto, masih ada pemain lain, seperti Marc Klok, Thom Haye, Adam Alis, bahkan Beckham Putra Nugraha, dan Eliano Reijnders pun bisa bermain di posisi tersebut.

Baca juga: Jelang Laga Persib VS PSM Makassar, Viking Indramayu Optimistis Maung Menang 2-0

Sedangkan di posisi bek kanan yang merupakan posisi Sandy Wals, masih ada Kakang Rudianto, atau Eliano Reijnders yang bisaenempatinya. Sehingga, absennya ketiga pemain Persib ini, bisa dibilang tidak terlalu masalah karena kedalaman tim Maung Bandung cukup bagus.

Persib pastinya berusaha meraih kemenangan di laga perdana ini, untuk memudahkan perjuangan menggapai target mempertahankan juara ke depannya. Apalagi, ini laga perdana dan disaksikan oleh Bobotoh secara langsung, tentu para pemain juga memiliki motivasi yang tinggi.

Memang jika melihat hasil Super League musim lalu, tentu Persib unggul sebab merupakan juara bertahan, sedangkan PSM berada di posisi ke-15.

Jika melihat hasil pertemuan kedua tim ini, Persib juga masih unggul, bahkan didua tahun terakhir PSM tak pernah menang saat menghadapi Persib.

Musim lalu saat Persib bermain di kandang menang 1-0 dan saat tandang menang 1-2.

Sedangkan di musim sebelumnya, saat Persib bermain di kandang menang 1-0, dan saat Persib bermain tandang imbang 0-0.

Namun, tentu catatan ini tak bisa jadi patokan mutlak dalam sepak bola, apalagi kini di Persib dan PSM banyak pergantian pemain, bahkan pelatihnya pun berganti.

Selain itu, PSM juga datang untuk bisa mendapatkan poin, mereka mencoba bangkit tak ingin terpuruk seperti musim lalu berada di papan bawah klasemen Super League.

Sehingga, laga yang syarat akan gengsi mempertemukan dua tim besar Indoensia ini, akan menjadi pertandingan yang sengit.

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, mengungkapkan, akhirnya segera memulai laga kembali, yang telah dinantikan pihaknya.

"Kami bersiap untuk menghadapi Makassar, saya pikir dengan cara yang baik. Kami tahu bagaimana cara (mereka bermain), mereka memiliki gaya permainan yang jelas," ujar Igor di Stadion GBLA, Kota Bandung, Sabtu (5/9/2026).

Menurut Igor, kini PSM memiliki beberapa pemain baru yang bagus dan pelatih yang bagus.

"Mereka masih membangun tim, begitu juga dengan kami. Jadi, saya berharap ini akan menjadi pertandingan yang bagus, kami siap untuk segalanya, dan kita lihat saja besok di lapangan," kaya Igir.

Menurut Igir, PSM memiliki penjaga gawang yang bagus, lini belakang yang bagus, dan lini depannya juga ada beberapa pemain baru, bek kiri mereka (Victor Luiz) masih ada di sana.

"Saya pikir pelatih adalah sosok yang membawa energi baru, staf baru. Saya pikir Makassar punya satu keputusan atau satu arah, yaitu menjadi lebih baik dari tahun lalu," ujar dia.

Igor menjelaskan, timnya bertanding melawan mereka di putaran pertama, tetapi timnya juga memiliki target sendiri.

"Kami tahu apa yang harus dilakukan, ini merupakan pertandingan pertama di bulan September. Kami ingin menyajikan permainan yang bagus, meraih tiga poin, lalu melanjutkan kompetisi," katanya.

Igor mengungkapkan, Luciano, Gakuto dan Sandy, tak akan bermain dalam laga menghadapi PSM Makasar.

"Kami sedang mencoba menyelesaikan masalahnya (cederanya). Beberapa masalah berasal dari sebelumnya, dan beberapa masalah baru muncul, tetapi kami bekerja keras untuk menyelesaikan ini," kata dia.

Jadi, Igor berharap, mereka bisa segera bergabung dengan tim.

"Tetapi untuk pertandingan besok mereka belum siap tampil," ujar pelatih asal Kroasia ini.

Saat disinggung Persib dan PSM kental aroma pemain dari Balkan, Igor mengatakan, satu-satunya hal baik dari orang-orang Balkan adalah mereka bisa beradaptasi.

"Hanya perlu ditunjukkan jalannya dan tidak ada masalah, tanpa komplain, dan langsung beradaptasi. Jadi pemain PSM, mereka pergi ke PSM, mereka tidak komplain, mereka langsung main. Pemain-pemain kita juga tidak komplain," tuturnya.

Menurut Igor, setiap pemain di Persib sekarang yang ada di ruang ganti mentalitasnya bagus, tidak komplain, main, main, main, dan main.

"Duduk di bangku cadangan, oke, masuk ke lapangan, oke. Main di sisi kiri, main di posisi nomor 10, main sebagai bek kanan, bek kiri. Semua orang di ruang ganti di sini hanya bertanya kepada pelatih, oke anda ingin saya bermain di mana, mereka hanya melakukan apapun demi tim," ujar Igor.

Igor mengatakan, terkadang pemain merasa tidak nyaman melakukan ini, tapi mereka tetap melakukannya karena demi klub, demi tim, demi rekan satu tim, demi pelatih, dan demi para suporter.

"Sehingga mereka ingin melakukannya, mereka ingin membantu. Jadi terkadang mereka tidak tampil sebagai yang terbaik, tapi jangan langsung menghakimi," katanya.

Igor mengatakan, jangan menghakimi orang yang pertama melakukan kesalahan, biarkan saja dukung dan berikan mereka waktu.

"Setelah beberapa saat, tidak apa-apa, tidak masalah," ujarnya.

Saat disinggung bagaimana kondisi lapangan, Igor mengaku, dirinya sudah mengatakan tak akan mengomentari lapangan.

"Seperti yang saya katakan, kami akan bertanding, tempatkan kami di sana, dan kami akan main. Kami juga punya lapangan lain yang tidak bisa digunakan," kata dia.

Tapi kata Igor,  jika di sini (Stadion GBLA) tempat timnya harus main, maka timnya akan main dan tidak masalah.

"Kami datang ke sini, mengecek lapangan, oke, bagus. Kami main, tidak masalah, permainan seperti apa pun, tidak masalah, kami beradaptasi. Kami berusaha melakukan yang terbaik dan kami beradaptasi, jadi saya tidak punya komentar lain mengenai lapangan," ucapnya.

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengungkapkan, untuk menilai Persib tidak perlu menjadi analis khusus atau memiliki pengetahuan sepak bola yang sangat mendalam, untuk menyimpulkan bahwa mereka memiliki banyak pemain berkualitas.

“Banyak pemain asing, dan mereka juga telah menjadi pemain lokal, melalui proses naturalisasi. Hal tersebut tentu membuat Persib berada dalam situasi yang spesial, dari sisi kekuatan dan kualitas di Super League," ujar Darije

Darije mengaku, mengenal para pemain Persib dan mengetahui Pelatih Persib karena dirinya mengikuti Persib sejak musim lalu.

"Menurut saya, Igor sudah bekerja di Persib sebelumnya, Jadi, dia bukan seseorang yang datang dari luar klub pada musim ini dan kemudian mengubah semuanya. Bojan Hodak telah membangun fondasi yang kuat di Persib, terutama dari sisi teknis. Igor sekarang mengambil alih fondasi tersebut," kata Darije.

Darije mengatakan,  mungkin Igor  hanya melakukan beberapa perubahan kecil terkait personel,  menurutnya Igor akan melanjutkan apa yang sudah dilakukan Persib selama ini.

Maka menurut Darije, Persib tentu kembali menjadi salah satu favorit di Super League musim ini, untuk memperebutkan trofi.

“Itulah faktanya, namun, saya juga menantikan kesempatan untuk mengukur kekuatan tim kami saat menghadapi mereka besok," katanya.

Saat disinggung dalam lima pertemuan terakhir PSM tak pernah menang lawan Persib, Darije mengaku, selama tujuh minggu terakhir, pihaknya mempersiapkan bagaimana cara bermain, bukan hanya untuk menghadapi Persib, tetapi juga menghadapi semua tim.

“Tidak penting apakah kami bermain di kandang atau tandang. Kami ingin gaya bermain yang kami bangun bisa terlihat dalam setiap pertandingan. Tentu saja, kami harus memperhatikan kekuatan utama Persib Bandung, dan berusaha menghilangkan atau meredam kekuatan tersebut. Hal yang sama juga kami lakukan terhadap setiap lawan," kata dia.

Darije mengaku, pihaknya ingin mengombinasikan hal tersebut dengan karakter PSM yang ingin dikembalikannya ke level yang diharapkan para suporter untuk dilihat di setiap pertandingan.

“Kami akan memasuki setiap pertandingan dengan kepala tegak dan penuh respek terhadap lawan, tetapi tanpa rasa takut. Kami ingin selalu mencoba mendapatkan hasil ketika menghadapi siapa pun, termasuk saat melawan Persib," ucapnya.

Darije menjelaskan, banyak hal yang terjadi musim lalu tidak berjalan sesuai dengan yang dinginkan karena itu, pihaknya  perlu kembali membangun pondasi yang kuat.

"Fondasi tersebut akan menjadi dasar agar PSM Makassar ke depannya bisa kembali berada di tempat yang seharusnya, tetapi dengan basis yang stabil. Segala sesuatu yang naik terlalu tinggi dan terlalu cepat, biasanya juga bisa turun dengan sangat cepat," tuturnya.

Darije mengatakan, banyak memilki contoh di sepak bola Indonesia, klub-klub yang naik dengan sangat cepat, tetapi kemudian mengalami penurunan drastis hingga mungkin terdegradasi ke liga kedua.

“Karena itu, kami ingin mengambil langkah demi langkah, kami ingin mempersiapkan kembali kultur dan citra PSM, sekaligus menstabilkan performa tim. Dengan begitu, kami bisa membawa PSM ke posisi yang seharusnya, yakni berada di lima besar liga," katanya.

Saat disinggung, soal FIFA ban, Darije mengatakan, tentu itu merupakan sesuatu yang tidak diinginkan oleh klub mana pun.

"Tidak ada klub yang bisa menjalankan fungsinya secara normal ketika terkena FIFA ban. Saya berharap dan percaya kepada manajemen bahwa masalah tersebut akan segera diselesaikan, sehingga kami tidak lagi memiliki FIFA ban, dan bisa tampil dengan kekuatan terbaik saat menghadapi Persib besok," katanya.

Darije juga berharap, situasi seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan, sebagai pelatih, begitu juga para pemain, pihaknya tidak ingin memikirkan hal-hal seperti ini.

"Terlebih lagi, para suporter juga tidak ingin menghadapinya," ucapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.