Antisipasi Radikalisme, Polres dan Pemkot Prabumulih Kumpulkan Ormas Islam
Refly Permana September 05, 2026 10:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan kerukunan masyarakat serta mengantisipasi bahaya radikalisme maupun aliran sesat, Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil. melakukan silaturahmi bersama tokoh agama serta organisasi masyarakat (Ormas) Islam di Kota Prabumulih.

Kegiatan tersebut digelar di aula kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Prabumulih tepatnya di Kompleks Islamic Center Jalan Lingkar Timur, Kelurahan Gunung Ibul Timur, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, pada Sabtu (5/9/2026).

Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto menyoroti perkembangan radikalisme yang saat ini tidak hanya berlangsung secara langsung di ruang publik, tetapi juga telah bergeser ke ruang digital, khususnya melalui media sosial. 

Pergeseran pola tersebut menjadi tantangan bersama karena penyebaran paham radikal dapat dilakukan secara cepat dan menjangkau masyarakat dalam jumlah besar. Kapolres menjelaskan bahwa kerentanan ruang digital salah satunya disebabkan oleh adanya kesenjangan narasi keagamaan di linimasa. 

"Kondisi tersebut dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan propaganda, membangun narasi eksklusif hingga melakukan perekrutan dan indoktrinasi secara tersembunyi," ujarnya.

Baca juga: Ormas Agama Laporkan Jusuf Kalla, Menteri HAM Tak Sependapat : Seharusnya Cukup Klarifikasi

Generasi muda menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perhatian serius. 

Anak-anak dan remaja, khususnya pada rentang usia 11 hingga 18 tahun, dinilai perlu mendapatkan pendampingan dan penguatan literasi digital agar mampu mengenali serta menyaring informasi yang diterima melalui media sosial.

Gunarto juga mengingatkan sejumlah indikasi konten yang perlu diwaspadai, antara lain narasi eksklusif, propaganda terselubung, ujaran kebencian, hoaks keagamaan, provokasi kekerasan hingga pola rekrutmen secara senyap.

"Karena itu, diperlukan sinergi seluruh elemen masyarakat dalam melakukan pencegahan dan deteksi dini. Pentingnya penguatan literasi digital dan moderasi beragama sebagai bagian dari upaya pencegahan," imbaunya.

Lebih lanjut Gunarto membeberkan, keluarga merupakan garis pertahanan pertama dalam memberikan pemahaman kepada anak, sementara tokoh agama dan tokoh masyarakat memiliki peranan strategis dalam memberikan edukasi serta membangun pemahaman keagamaan yang damai dan toleran.

"Masyarakat juga kami imbau untuk memahami prosedur deteksi dan pelaporan apabila menemukan indikasi penyebaran paham radikal, propaganda kekerasan maupun konten yang berpotensi mengganggu keamanan dan kerukunan," benernya.

Baca juga: Apel Polisi Bersama Ormas, Kapolrestabes Kombes Pol Sonny : Palembang Aman Jadi Komitmen Kami

Melalui kegiatan silaturahmi dan rapat koordinasi tersebut, Polres Prabumulih bersama pemerintah daerah, MUI, FKUB, Ormas Islam, tokoh agama dan masyarakat berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam menjaga persatuan serta mencegah berkembangnya radikalisme dan aliran yang menyimpang di tengah masyarakat.

Ketua MUI Kota Prabumulih Dr. Drs. H. Muhammad Amin, M.M. mengaku kegiatan tersebut sangat penting dalam meningkatkan pengetahuan dan wawasan bersama, khususnya dalam menghadapi berbagai potensi paham yang dapat mengganggu kerukunan masyarakat.

M Amin menjelaskan, ormas Islam memiliki peran strategis dalam menjaga umat, memelihara kerukunan serta bersama-sama mengantisipasi berkembangnya paham yang dapat merusak kehidupan bermasyarakat.

"Kami mengajak seluruh pihak agar setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah dengan mengedepankan nilai-nilai agama serta persatuan," harapnya.

Sementara itu, Asisten III Pemerintah Kota Prabumulih Drs Amilton mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut disebabkan koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama dan Ormas Islam merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi Kota Prabumulih yang aman, damai dan kondusif.

Hadir dalam silaturahmi itu, Asisten III Pemerintah Kota Prabumulih Drs Amilton, Ketua MUI Kota Prabumulih Dr. Drs. H. Muhammad Amin, M.M., Ketua FKUB Kota Prabumulih H Subali dan para tokoh agama serta tokoh masyarakat lainnya.

Hadir juga dalam kegiatan itu, Kasat Intelkam Polres Prabumulih Iptu Kiki H. Kiswanto, S.Sos., Kapolsek Prabumulih Timur Iptu Ulta Deanto, S.H., M.H., sejumlah siswa S2 PTIK Lemdiklat Polri dan siswa Setukpa Lemdiklat Polri.

Lalu turut hadir perwakilan Kesbangpol Kota Prabumulih, perwakilan Dewan Masjid Indonesia (DMI), Ikatan Da'i Indonesia (IKADI), LDII, BKPRMI, LDNU, KAHMI dan peserta rapat koordinasi dari MUI kecamatan se-Kota Prabumulih yang berjumlah sekitar 30 orang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.