Liputan6.com, Jakarta - Liverpool mendapat angin segar terkait peluang merekrut winger Brighton & Hove Albion, Yankuba Minteh, pada bursa transfer Januari mendatang.
Minat Liverpool terhadap pemain asal Gambia tersebut bukan rahasia lagi. Pada bursa transfer musim panas, The Reds sempat mengajukan dua tawaran untuk Minteh, tetapi keduanya ditolak Brighton. Klub berjuluk The Seagulls itu disebut mematok harga sekitar £80 juta, sementara Liverpool dilaporkan tidak bersedia mengeluarkan lebih dari £60 juta.
Kini, peluang transfer tersebut kembali terbuka setelah pelatih Brighton, Fabian Hurzeler, memberikan sinyal bahwa Minteh bisa saja meninggalkan klub pada Januari.
Berbicara menjelang pertandingan Brighton melawan Leeds United, Hurzeler mengatakan bahwa performa Minteh dan timnya dalam beberapa bulan ke depan dapat kembali menarik perhatian klub-klub besar.
"Jika seluruh tim tampil sukses dan dia mampu bersinar secara individu, Yankuba akan kembali mendapatkan banyak perhatian. Dia mungkin bisa mewujudkan mimpinya pada bursa transfer berikutnya," kata Hurzeler.
Pernyataan tersebut menjadi kabar menarik bagi Liverpool. Apalagi, Minteh diyakini memang memiliki ambisi untuk bergabung dengan klub yang lebih besar.

Meski demikian, Liverpool tetap perlu mempertimbangkan kondisi fisik Minteh sebelum kembali mengejarnya. Winger berusia 22 tahun itu saat ini masih mengalami cedera dan diperkirakan baru bisa kembali bermain pada pertengahan November. Proses pemulihannya juga kemungkinan harus dilakukan secara bertahap agar masalah pada betisnya tidak kembali kambuh.
Situasi tersebut bisa menjadi salah satu alasan Liverpool memilih menunggu hingga Januari. Pada saat itu, kondisi Minteh seharusnya sudah lebih jelas dan The Reds dapat menilai apakah sang pemain benar-benar layak ditebus dengan harga tinggi.
Di sisi lain, Liverpool sebenarnya tidak berada dalam kondisi darurat di sektor sayap kanan. Victor Munoz telah menunjukkan performa menjanjikan pada awal musim. Ia memenangkan penalti ketika menghadapi Newcastle United pada pekan pembuka dan kemudian mencetak gol saat melawan Nottingham Forest.
Artinya, Liverpool masih memiliki opsi untuk bertahan dengan komposisi pemain yang ada hingga Januari.
Minteh bukan satu-satunya winger yang sempat dikaitkan dengan Liverpool pada musim panas. Nama penyerang Crystal Palace, Ismaila Sarr, juga sempat disebut sebagai salah satu target potensial.
Namun, jika Liverpool kembali mencari tambahan pemain depan pada Januari, Minteh tampaknya lebih menarik untuk dipertimbangkan.
Sarr memang memiliki pengalaman dan kemampuan yang sudah teruji di Premier League. Akan tetapi, kontribusinya dalam membangun serangan dari luar kotak penalti dinilai tidak selalu konsisten.
Usianya juga menjadi faktor. Sarr akan berusia 29 tahun pada Februari mendatang. Liverpool kemungkinan akan lebih berhati-hati dalam mengeluarkan dana besar untuk pemain yang mungkin hanya memiliki beberapa tahun masa puncak di Anfield.
Terlebih lagi, keputusan Liverpool mencoret Federico Chiesa dan Wataru Endo dari skuad Liga Champions menunjukkan bahwa klub perlu mempertimbangkan dengan matang setiap investasi terhadap pemain senior.