Truk Pasir Kelebihan Muatan Bikin Amblas Jalan Raden Inten Duren Sawit Jakarta Timur
Ferdinand Waskita Suryacahya September 06, 2026 12:11 AM

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Akses Jalan Raden Inten Raya, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur amblas hingga membahayakan pengguna jalan yang melintas. 

Berdasarkan video diunggah akun Instagram @durensawit.info, tampak satu ruas Jalan Raden Inten Raya amblas parah hingga tak memungkinkan untuk dilewati pengguna jalan. 

"Kerusakan ini berpotensi membahayakan para pengguna jalan yang melintas, terutama di jam-jam sibuk," sebagaimana dikutip dari akun Instagram @durensawit.info. 

Kecamatan Duren Sawit menyatakan berdasarkan hasil pemeriksaan ruas Jalan Raden Inten Raya amblas akibat dilintasi truk pengangkut pasir yang kelebihan muatan. 

Camat Duren Sawit, Kelik Susanto mengatakan sudah berkoordinasi dan meminta pihak perusahaan dari truk pengangkut pasir tersebut dapat memperbaiki jalan. 

"Satpel Bina Marga sudah meminta pengusaha truknya untuk bertanggung jawab memperbaiki jembatan amblas tersebut," ujar Kelik saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Sabtu (5/9/2026). 

Berdasarkan hasil koordinasi sementara, pihak perusahaan pemilik truk pengangkut pasir sudah menyanggupi akan memperbaiki kondisi ruas Jalan Raden Inten Raya yang amblas.

Kepala Satuan Pelaksana Bina Marga Kecamatan Duren Sawit, Rinrin Kodariyah menuturkan diperkirakan proses perbaikan ruas Jalan Raden Inten Raya yang amblas memakan waktu dua pekan.

"Untuk jalan amblas dikarenakan ada truk bermuatan pasir yang melintas. Perbaikan menjadi tanggungjawab dari pihak perusahaan. Infonya kurang lebih dua minggu," tutur Rinrin. 

Berita terkait

  • Baca juga: Setelah 6 Bulan, Jalan Cinta Pulogadung yang Amblas Akhirnya Diperbaiki

  • Baca juga: Pramono Sudah Beri Perintah, Jalan Cinta Pulogadung yang Amblas 6 Bulan Lalu Tak Kunjung Diperbaiki

  • Baca juga: Omzet Anjlok Imbas Jalan Cinta Pulogadung Amblas, Pedagang Makanan: Jadi Sepi Sekarang

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.