Laporan Arie Puji Waluyo
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Di balik kesibukannya di dunia seni peran dan musik, Al Ghazali kini tengah gencar menekuni hobi ekstrem di dunia otomotif, yakni drifting.
Aktivitas mengepot di lintasan tersebut kerap ia bagikan melalui akun media sosial pribadinya, baik saat latihan maupun bertanding dalam kejuaraan resmi.
Suami dari Alyssa Daguise ini mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada dunia drifting bukanlah hal baru, melainkan minat yang sudah tumbuh sejak masa sekolah.
Baca juga: Dapat Warisan Rumah dari Ahmad Dhani, Al Ghazali Pilih Ngontrak Usai Nikahi Alyssa Daguise
"Drifting ini sebenarnya hobi aku sejak lama ya dari SMP malah. Cuma baru diseriusin sampai bikin tim Seven Speed itu ya beberapa tahun ini," kata Al Ghazali ketika ditemui di Javarock Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (5/9/2026).
Apes Nabrak Beton
Mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi dan teknik sliding tentu tak lepas dari risiko kecelakaan. Pria berusia 29 tahun ini mengenang salah satu momen paling berkesan sekaligus menggelitik saat mobilnya menghantam pembatas beton di lintasan.
Insiden tersebut terjadi lantaran dirinya terlalu bersemangat menunjukkan kebolehannya di hadapan orang tua.
"Waktu itu sempat lagi drift kebetulan ada Bunda (Maia) dan Daddy (Irwan) datang nonton. Karena mau nunjukkin ke mereka, akhirnya antusias banget ngepotnya sampai nabrak beton, cuma biar mereka lihat aku," jelasnya.
Tak hanya itu, Al juga menceritakan insiden lain yang dialaminya saat menjajal lintasan drifting pada malam hari.
Faktor kurangnya penerangan pada kendaraan sempat membuatnya hilang kendali dan mengalami cedera ringan.
"Pernah lah nabrak gitu saat drift di sebuah daerah malam hari. Pernah nabrak atau bahkan tergelincir karena kurang pencahayaan, makanya aku mau pakai lampu dari Pro 7 biar terang," ucapnya.
"Pas nabrak itu ya sempat lah ada memar sedikit, tapi aman semua," tambahnya.
Meski harus berhadapan dengan risiko benturan dan kerusakan bodi mobil, Al menganggap drifting masih relatif lebih aman ketimbang balap lintasan lurus (road race) atau balap F1 karena standar keamanan kabin mobil drift yang sangat ketat.
"Kalau balap ngebut itu resikonya besar. Jadi mungkin drifting risikonya lebih kecil. Paling nabrak, paling bodinya hancur itu aja. Karena memang mobil nya sudah safety," ujar Al Ghazali.
Guna mendukung performa dan keamanan Al di lintasan malam, pihak Pro 7 mengonfirmasi kolaborasinya dengan tim Seven Speed milik Al Ghazali untuk menyuplai pencahayaan maksimal demi mengincar kemenangan di berbagai kejuaraan mendatang.