Demi Peternakan Modern, Nadia dan Any Tinggalkan Manggarai dan Pilih STIPER Flores Bajawa
Hilarius Ninu September 06, 2026 12:47 AM

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA – Yovita Nadia Suryati dan Anita Landang memiliki alasan tersendiri Manggarai meninggalkan Kabupaten Manggarai memilih untuk berkuliah di Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa (STIPER FB) dibandingkan perguruan tinggi lainnya di Indonesia.

Nadia merupakan calon mahasiswa asal Manggarai, sementara Anita Landang berasal dari Elar, Kabupaten Manggarai Timur. Keduanya menilai STIPER Flores Bajawa menjadi pilihan tepat untuk mendalami ilmu pertanian dan peternakan dengan pendekatan yang lebih modern.

Bagi Nadia, kualitas pendidikan, akreditasi, serta fokus STIPER pada sektor pertanian dan peternakan menjadi pertimbangan utama.

“Kenapa memilih STIPER, pertama menurut saya karena kualitasnya bagus, sangat bermutu dan terakreditasi dengan baik. Kampus ini juga fokus pada peternakan dan pertanian sesuai dengan potensi Flores,” ujar Yovita Nadia Suryati, alumni SMAN 1 Ruteng Anam, Manggarai, saat ditemui di sela-sela perayaan Ekaristi di Kampus C Turekisa, Sabtu (5/9/2026).

 

Baca juga: Sumur Bor Ada, Air Bersih Belum Mengalir : Penantian Warga Orinmude Sikka

 

 

Menurut Nadia, keberadaan STIPER Flores Bajawa menjadi peluang bagi generasi muda di Flores untuk mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan potensi daerah.

Senada dengan Nadia, Anita Landang juga menilai STIPER Flores Bajawa memiliki keunggulan karena berfokus pada bidang pertanian dan peternakan.

Selain memiliki potensi melahirkan lulusan yang siap bekerja di bidang pertanian dan peternakan, STIPER Flores Bajawa juga memberikan peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan beasiswa.

“Selain berkualitas untuk bidang peternakan dan pertanian, peluang beasiswa juga terbuka lebar,” ungkap Anita.

Bukan hanya soal kualitas pendidikan, Nadia juga mengaku terkesan dengan suasana lingkungan kampus. Ia merasa diterima dengan baik oleh dosen maupun mahasiswa lainnya.

“Kesan pertama saya senang dan bangga. Dosen juga sangat ramah dengan mahasiswa. Teman-teman juga saling menerima satu sama lain,” katanya.

Ia berharap dapat menjalani proses perkuliahan dengan baik hingga menyelesaikan pendidikan di STIPER Flores Bajawa.

“Semoga saya bisa lulus dengan nilai yang baik,” harapnya.

Untuk tahun akademik 2026/2027, STIPER Flores Bajawa menerima sebanyak 148 mahasiswa baru.

Ratusan mahasiswa baru tersebut tersebar pada lima program studi, yakni Agribisnis, Agroteknologi, Bioteknologi, Nutrisi dan Teknologi Pakan Ternak (NTPT), serta Peternakan.

Proses perkuliahan dilaksanakan di Kampus A dan Kampus B yang berada di Kelurahan Tanalodu, serta Kampus C di Turekisa, Kabupaten Ngada.(cha)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.