BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tradisi membangun sepak bola dari usia muda yang pernah dirintis almarhum H Abdussamad Sulaiman HB kembali dihidupkan keluarga besar Hasnur Group.
Dalam momentum Haul ke-11 Hj Siti Nurhayati, keluarga besar Hasnur Group menggelar H Abdussamad Sulaiman & Hj Siti Nurhayati Youth Cup 2026 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Sabtu (5/9/2026) sore.
Turnamen yang diikuti empat tim usia muda tersebut bukan sekadar menghidupkan kembali kompetisi lama. Pihak penyelenggara ingin menjadikannya sebagai ruang pembinaan sekaligus mengenalkan nilai-nilai olahraga kepada anak-anak sejak dini.
Wakil Gubernur Kalsel sekaligus pemilik PS Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, mengatakan turnamen tersebut terinspirasi dari kegiatan serupa yang pernah digelar orangtuanya semasa hidup.
“Waktu Abah dan Mama masih hidup, beliau waktu itu pernah bikin turnamen Haji Leman Cup. Nah kami sebagai keturunannya, ini kan momen haulnya Mama, jadi kami ingin mengembalikan itu tapi namanya diganti menjadi H Abdussamad Sulaiman & Hj Siti Nurhayati Cup,” ujar Hasnur usai kompetisi digelar.
Baca juga: Poster Larangan Menampung Air Hujan Beredar di WhatsApp, BMKG Kalsel Sebut Hoaks
Baca juga: Geger Jago Merah di Jalan Kolonel Sugiono depan Pasar Antasari Banjarmasin, Rumah Kosong Terbakar
Menurutnya, penggunaan nama kedua orangtuanya sekaligus menjadi pengingat bahwa pembinaan anak membutuhkan peran keluarga. Orangtua, kata dia, perlu mengarahkan anak sesuai bakat, kemampuan dan keinginan mereka, kemudian memberikan fasilitas untuk berkembang.
“Karena anak terlahir dari ibu dan bapak, kita ingin orangtua benar-benar mengarahkan anak dengan baik sesuai bakatnya, kemampuan dan keinginannya seperti apa. Kita sebagai orangtua memberikan fasilitas,” katanya.
Empat tim yang ambil bagian dalam Youth Cup 2026 yakni SSB Real Madrid Foundation, SOBP, Sawit FC dan Asia25.
Menariknya, sejumlah pemain yang tampil merupakan anak-anak dari pemain PS Barito Putera, keluarga besar Hasnur Group, hingga cucu H Abdussamad Sulaiman HB dan Hj Siti Nurhayati.
Namun, Hasnur menegaskan kompetisi tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk mencari juara.
Menurutnya, pertandingan usia muda justru menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk belajar bekerja sama, menghormati lawan dan memahami arti sportivitas.
“Di sini bukan mencari menang dan kalah, di sini kita bersilaturahmi, mengajarkan anak-anak ini memahami kerja sama tim, fair play, dan menjunjung sportivitas,” tuturnya.
Dari persaingan empat tim tersebut, SSB Real Madrid Foundation akhirnya keluar sebagai kampiun Youth Cup 2026. Sawit FC menjadi runner-up, disusul Asia25 di posisi ketiga dan SOBP di peringkat keempat.
Bagi keluarga, hasil pertandingan tersebut bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan turnamen.
Kehadiran pemain-pemain muda di lapangan diharapkan menjadi bagian dari proses menemukan sekaligus mengembangkan bakat sepak bola sejak usia dini.
Hasnur juga berharap Youth Cup tidak berhenti sebagai kegiatan dalam momentum haul, tetapi dapat berkembang menjadi agenda yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang.
“Ini masih awal dan mungkin ke depannya akan kami tingkatkan lagi, mudah-mudahan bisa bersinergi dengan PSSI Provinsi, Hasnur Group dan Barito Putera,” pungkasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)