Real Madrid bergerak cepat! Raul Asencio terancam hukuman klub setelah tertangkap mengemudi melebihi batas alkohol yang diizinkan
Budi Santoso September 06, 2026 04:55 PM

Real Madrid langsung mengambil tindakan terhadap lulusan akademinya, Raul Asencio, setelah bek tersebut tertangkap mengemudi di bawah pengaruh alkohol saat berada di Gran Canaria. Pemain muda yang dulu sempat dianggap memiliki masa depan cerah di Santiago Bernabeu itu kini harus menghadapi proses disipliner internal yang berat, di samping vonis hukum yang telah dijatuhkan kepadanya.

Proses disipliner di Santiago Bernabeu

Real Madrid secara resmi telah membuka berkas disipliner luar biasa terhadap Asencio menyusul persoalan hukum terbarunya terkait insiden mengemudi dalam keadaan mabuk. Bek itu dihentikan dalam pemeriksaan alat tes napas pada pukul 06.30 pagi tanggal 16 Agustus di wilayah selatan Gran Canaria saat mengemudi di bawah pengaruh alkohol, situasi yang memaksa pimpinan klub merespons dengan segera.

Menurut jurnalis Melchor Ruiz, Real Madrid sudah memulai proses disipliner terhadap sang pemain, sebuah sinyal bahwa perilakunya tidak akan diabaikan oleh jajaran petinggi di Valdebebas.

Insiden tersebut terungkap pada Rabu ini, yang mendorong klub bertindak cepat demi melindungi citra publik mereka dan menegakkan standar internal. Sang pemain dinyatakan positif dalam tes napas pertama maupun tes kedua, dengan laporan yang menyebut kadar yang terdeteksi jauh melampaui ambang batas yang diperbolehkan. Setelah itu ia dipanggil ke persidangan cepat, di mana ia dijatuhi denda sebesar €14.400 dengan perhitungan €120 per hari selama empat bulan, serta pencabutan izin mengemudi selama delapan bulan.

Denda besar dan potensi skorsing membayangi

Rentang hukuman yang mungkin dihadapi Asencio tercantum dalam perjanjian bersama antara La Liga dan AFE (Asosiasi Pesepak Bola Spanyol). Berdasarkan pedoman tersebut, tindakan sang bek dapat diklasifikasikan sebagai pelanggaran serius atau sangat serius, dan keduanya membawa sanksi yang besar.

Jika klub menilai insiden itu sebagai pelanggaran serius, Asencio bisa dikenai pemotongan gaji untuk jangka waktu antara dua hingga sepuluh hari. Jika Real Madrid mengategorikan kejadian itu sebagai pelanggaran kontrak yang sangat serius, hukumannya akan meningkat secara signifikan untuk mencerminkan beratnya situasi. Dalam skenario ini, skorsing bisa berlangsung antara sebelas hingga tiga puluh hari, sementara dendanya dapat mencapai hingga 25% dari €100.000 pertama dari gaji bulanannya.

Penurunan status bagi lulusan akademi

Asencio pernah dipandang sebagai wajah akademi Real Madrid ketika berhasil menembus tim utama, tetapi lajunya kini menurun drastis dalam beberapa bulan terakhir. Bek tersebut mengalami kemerosotan besar di atas lapangan dan saat ini bahkan bukan pilihan terbaik keempat di posisi bek tengah.

Skandal terbaru ini hanya semakin mengasingkan pemain yang sebelumnya sudah masuk daftar hitam klub setelah menolak pergi pada bursa transfer musim panas, keputusan yang kabarnya menghalangi klub untuk mengejar perekrutan pemain baru.

Masalah Asencio di luar lapangan makin dalam

Waktu terjadinya insiden ini sangat merugikan bagi pemain Spanyol tersebut karena semakin menguatkan persepsi adanya kurangnya profesionalisme pada periode krusial dalam kariernya. Di luar dakwaan mengemudi dalam keadaan mabuk, sang pemain juga sedang menghadapi komplikasi hukum lain yang telah membayangi masa depannya selama beberapa waktu.

Laporan menyebutkan bahwa ia masih terancam hukuman penjara dua tahun terkait kasus terpisah yang melibatkan pelanggaran privasi dan dugaan penyebaran video pribadi yang melibatkan seorang anak di bawah umur. Akumulasi persoalan di luar lapangan ini membuat posisinya di klub berada dalam ketidakpastian total.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.