TRIBUNLOMBOK.COM - Awal musim yang padat bagi Parma dan Monza berlanjut pada hari Minggu saat keduanya bertemu di Stadio Ennio Tardini dalam pekan ketiga kompetisi Serie A musim 2026-27.
Ini merupakan jadwal yang sangat rapat bagi kedua tim—yang baru saja berlaga di Coppa Italia tengah pekan ini—untuk segera mengalihkan fokus kembali ke kompetisi liga yang sejauh ini terbukti menantang.
Setelah kemenangan 2-0 atas Catania di putaran pertama kompetisi piala domestik pada pertengahan Agustus, Parma mengalami kesulitan dalam menciptakan peluang dan penyelesaian akhir, sehingga harus menjalani awal musim yang berat.
Crociati mengawali kiprah mereka di Serie A dengan kekalahan kandang 1-0 yang mengecewakan dari Cagliari; hasil yang menandai kegagalan mereka meraih kemenangan dalam tujuh pertemuan berturut-turut melawan tim asal Sardinia tersebut.
Parma kemudian kalah 2-0 dari Juventus pada pekan kedua setelah kembali tampil kurang tajam di depan gawang, yang sekaligus memperpanjang rekor tanpa kemenangan mereka di Allianz Stadium hingga 15 tahun.
Masalah Parma dalam penyelesaian akhir berlanjut pada hari Selasa, dan yang mungkin paling menyakitkan, kekalahan kandang 2-0 dari tim kasta kedua, Cremonese, membuat anak asuh Carlos Cuesta tersingkir dari kompetisi piala.
Sementara itu, Monza menghadapi kendala di lini pertahanan saat mereka terus beradaptasi kembali dengan kerasnya persaingan di kasta tertinggi.
Usai kemenangan 3-0 atas Avellino di kompetisi piala, Monza harus menjalani laga tandang berat ke Milan pada pertandingan pertama mereka kembali di Serie A; menghadapi sang juara, Inter, mereka takluk dengan skor 4-1. Biancorossi berhasil mencetak lebih banyak gol pada pekan kedua, namun sekali lagi pulang dengan tangan hampa setelah kalah 3-2 dari Udinese.
Pasukan Ivan Juric bangkit kembali pada tengah pekan dengan kemenangan tipis 1-0 atas Torino dalam laga sengit di Stadio Olimpico Grande Torino, dan mereka bertekad membawa momentum positif tersebut ke pertandingan Serie A hari Minggu ini.
Pada hari Selasa, Cuesta melakukan perubahan signifikan pada skuad Parma yang sebelumnya berhasil menahan imbang Juventus selama lebih dari satu jam; namun, pemain-pemain seperti Emanuele Valeri, Enrico Delprato, dan Mandela Keita diperkirakan akan kembali bermain.
Bek debutan Dominik Drobnic tampil pertama kali di Turin dan mempertahankan posisinya setelah performa yang mengesankan; namun, Diego Carlos kini telah bergabung dengan klub dan membawa pengalaman yang luas.
Saat Cuesta mencari solusi atas masalah ketajaman lini depan Gialloblu , Simone Lontani, David Romero, El Bilal Toure, Matija Frigan, dan Nesta Elphege bersaing untuk mendapatkan tempat di lini serang.
Sementara gelandang Parma, Hans Nicolussi Caviglia, harus absen karena cedera pangkal paha, Monza tidak akan diperkuat Patrick Curria, kapten Matteo Pessina, dan penyerang baru Gustavo Varela.
Varela sempat mencetak empat gol dalam tiga pertandingan pertamanya untuk Biancorossi sebelum mengalami cedera otot adduktor; Dany Mota menggantikannya saat melawan Torino dan mencetak gol kemenangan.
Juric juga bisa mengandalkan penyerang Patrick Cutrone yang telah pulih dari cedera, sementara pemain baru Michael Folorunsho dan Jan Ziolkowski sama-sama telah menjalani debut mereka pada pertengahan pekan lalu.
Parma: Corvi; Delprato, Troilo, Carlos, Valeri; Bernabe, Keita, Ordonez; Fabbian, Toure, Romero
Monza: Thiam; Kouadio, Ziolkowski, Carboni; Birindelli, Akinsanmiro, Folorunsho, Mangas; Colpani, Ngonge; Mota
Tumpulnya lini serang Parma membuat Monza optimistis bisa meraih hasil positif pada hari Minggu.
Namun, perbedaan kualitas yang mencolok antara kedua klub sulit diabaikan dan seharusnya cukup untuk membawa tuan rumah meraih kemenangan.
Prediksi Skor: Parma 1-0 Monza
Parma gagal mencetak gol selama lebih dari 300 menit di Serie A dan Coppa Italia, sementara Monza sejauh ini telah kebobolan banyak gol di liga.
Tim tuan rumah dipastikan akan mengakhiri paceklik gol mereka, namun hal itu mungkin tidak cukup untuk mengamankan kemenangan di Tardini, tempat mereka hanya meraih lima kemenangan pada musim lalu.
Prediksi Skor: Parma 1-1 Monza
Parma diprediksi masih menghadapi masalah di lini depan setelah gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Di sisi lain, pertahanan Monza yang sudah kebobolan tujuh gol dalam dua pertandingan Serie A membuat Parma memiliki peluang untuk mengakhiri paceklik gol mereka.
Kedua tim sama-sama membutuhkan hasil positif, sehingga pertandingan di Stadio Ennio Tardini diperkirakan berlangsung ketat dan berakhir dengan skor 1-1.
Prediksi Skor: Parma 1-1 Monza
Baca juga: Prediksi Skor Frosinone vs Venezia, Head to Head dan Statistik di Serie A Liga Italia 2026 - 2027




















(TribunLombok/ Irsan Yamananda/ Sportsmole/ Sportskeeda)