TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Kampung Nelayan Merah Putih di Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, menjadi tempat masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan sektor perikanan kepada pemerintah pusat.
Usulan itu disampaikan saat Anggota Komisi IV DPR RI, Hj. Nevi Zuairina, melakukan kunjungan kerja ke kawasan tersebut, Sabtu (5/9/2026).
Dalam kunjungan itu, masyarakat di Kampung Nelayan Merah Putih menyampaikan kebutuhan untuk mendukung aktivitas nelayan dan pembudidaya ikan.
Usulan tersebut mencakup bantuan kapal penangkap ikan, alat tangkap, perangkat navigasi, perlengkapan keselamatan, hingga mesin tempel.
Kunjungan ke Kampung Nelayan Merah Putih juga menjadi kesempatan bagi kelompok nelayan untuk menyampaikan kondisi yang mereka hadapi secara langsung. Hj. Nevi meninjau kawasan tersebut dan berdialog dengan masyarakat serta kelompok nelayan untuk menghimpun kebutuhan yang dapat diperjuangkan melalui pemerintah pusat.
Baca juga: Satu Balita Masih Dirawat Pasca Keracunan MBG di Palupuh Agam
Kedatangan Hj. Nevi disambut Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Padang Pariaman Alfian, Camat Batang Anai, Wali Nagari Katapiang, tokoh masyarakat, serta para nelayan setempat.
Dari sektor perikanan tangkap, masyarakat mengusulkan bantuan kapal berukuran 3 hingga 5 GT. Nelayan juga mengajukan bantuan alat tangkap ramah lingkungan, GPS, baju pelampung, serta mesin tempel berkapasitas 15 hingga 30 PK.
Usulan tersebut berkaitan dengan kebutuhan sarana yang digunakan nelayan dalam menjalankan aktivitas penangkapan ikan. Selain perikanan tangkap, masyarakat juga menyampaikan sejumlah kebutuhan untuk pengembangan perikanan budidaya.
Masyarakat mengusulkan bantuan induk ikan untuk Balai Benih Ikan dan kelompok pembenih. Mereka juga mengajukan pembangunan kolam bioflok untuk mendukung kegiatan budidaya ikan.
Kelompok Bina Usaha Pemberdayaan dan Kelembagaan (BUPK) turut menyampaikan kebutuhan sarana pengolahan hasil perikanan. Sarana tersebut diusulkan untuk mendukung pengolahan hasil tangkapan dan budidaya yang dihasilkan masyarakat.
Baca juga: Pemkab Agam Alokasikan Dana Rp4,7 Miliar, Jalur Jalan Rusak Matur-Palembayan Mulai Dikerjakan
Pada kesempatan itu, Dinas Perikanan Kabupaten Padang Pariaman menyerahkan proposal usulan bantuan kepada Hj. Nevi Zuairina. Proposal tersebut menjadi bahan untuk ditindaklanjuti kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Hj. Nevi mengatakan kunjungannya merupakan bagian dari dukungan terhadap pengembangan sektor perikanan di Padang Pariaman. Ia juga menyebut aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kunjungan tersebut akan dibawa ke tingkat pusat.
"Potensi perikanan di Padang Pariaman sangat besar dan harus terus didukung. Berbagai aspirasi yang telah disampaikan hari ini akan kami pelajari dan kami perjuangkan melalui Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan. Harapannya, bantuan yang dibutuhkan nelayan dapat direalisasikan secara bertahap sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir," ujar Hj. Nevi.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Padang Pariaman, Alfian, S.ST, MM., mengapresiasi perhatian yang diberikan Komisi IV DPR RI terhadap pembangunan sektor kelautan dan perikanan di daerah.
"Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan dukungan Ibu Hj. Nevi Zuairina. Proposal yang telah kami serahkan memuat berbagai kebutuhan prioritas nelayan dan pembudidaya ikan di Padang Pariaman. Kami berharap usulan ini dapat ditindaklanjuti sehingga mampu memperkuat produktivitas sektor perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para nelayan dan pelaku usaha perikanan," ungkap Alfian.
Baca juga: Harga TBS Sawit Dharmasraya Hari Ini Tembus Rp 4.005 per Kg, Ini Daftar Lengkapnya
Dukungan terhadap penguatan sektor kelautan dan perikanan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman di bawah kepemimpinan Bupati John Kenedy Azis dan Wakil Bupati Rahmat Hidayat dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Pemerintah daerah terus berupaya memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, DPR RI, pemerintah nagari, serta kelompok nelayan agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara terarah dan berkelanjutan.
Bupati John Kenedy Azis bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat menempatkan pemberdayaan masyarakat dan penguatan potensi ekonomi daerah sebagai bagian penting dalam pembangunan Padang Pariaman.
Untuk itu, pengembangan sektor perikanan tidak hanya diarahkan pada peningkatan hasil tangkapan, tetapi juga mencakup penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas nelayan dan pembudidaya, pengolahan hasil perikanan, hingga pengembangan nilai tambah produk lokal.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat pesisir, termasuk melalui penguatan koordinasi dan pengusulan program kepada pemerintah pusat.
Kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan tidak sekadar menjadi pembangunan fisik, tetapi berkembang menjadi kawasan yang mampu meningkatkan produktivitas, membuka peluang usaha, memperkuat kelembagaan nelayan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kunjungan ini diharapkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan pemerintah pusat semakin kuat.
Dukungan Komisi IV DPR RI diharapkan dapat membuka peluang percepatan realisasi berbagai kebutuhan nelayan dan pembudidaya ikan, sejalan dengan komitmen Bupati John Kenedy Azis dan Wakil Bupati Rahmat Hidayat untuk menjadikan potensi kelautan dan perikanan sebagai salah satu kekuatan ekonomi masyarakat Padang Pariaman.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, DPR RI, pemerintah nagari, dan masyarakat, berbagai program pemberdayaan masyarakat pesisir diharapkan dapat diwujudkan secara nyata dan berkelanjutan demi mendorong kemajuan sektor kelautan dan perikanan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Padang Pariaman. (*)