Peringkat trisula terbaik di Liga Primer: Manchester United di posisi kelima dan Chelsea gagal merebut puncak
Rina Kusumawati September 07, 2026 02:38 AM

Pilihan lini serang tim-tim Liga Primer mengalami perombakan pada musim panas ini, tetapi kubu mana yang kini memiliki trisula depan terbaik?

Liverpool, Chelsea, Arsenal, dan Manchester City sama-sama menambah opsi baru pada bursa musim panas, dengan beberapa pemain direkrut lewat biaya yang sangat besar saat 20 klub Liga Primer membelanjakan total £3.5bn.

Berikut peringkat trisula terbaik di Liga Primer saat ini.

Manchester United merombak total barisan depannya pada jendela transfer musim panas 2025, dengan Matheus Cunha, Benjamin Sesko, dan Bryan Mbeumo datang dalam periode yang sama.

Ketiganya sama-sama menembus 10+ gol di Liga Primer ketika Manchester United mengamankan finis empat besar dan tiket ke Liga Champions. Masing-masing menjanjikan kontribusi yang konsisten, tetapi untuk saat ini belum sepenuhnya masuk kategori elite.

Arsenal merekrut Viktor Gyokeres sebagai kepingan terakhir yang hilang pada musim panas lalu, dan penyerang Swedia itu mencetak 21 gol di semua kompetisi musim lalu.

Namun, Mikel Arteta kembali menjadikan Kai Havertz sebagai penyerang pilihan utama karena menghargai permainan menyeluruh sang pemain Jerman. Arsenal sempat berharap bisa mendatangkan penyerang bintang pada musim panas ini untuk dipasangkan bersama Havertz dan Bukayo Saka, tetapi peran itu kini akan diisi oleh Christos Tzolis.

Pemain internasional Yunani itu membukukan 59 gol dan assist untuk Club Brugge musim lalu, tetapi Liga Primer adalah loncatan level yang sangat besar.

Lini depan baru Chelsea memulai musim dengan gemilang, dengan tujuh gol tercipta dalam kemenangan atas Fulham dan Brighton.

Joao Pedro mencetak 23 gol dalam musim debut yang mengesankan di Stamford Bridge, sementara Cole Palmer telah menjelma menjadi ikon Liga Primer di London Barat. Awal musim Palmer yang tajam disambut positif, bersama sahabat dekatnya sekaligus rekrutan termahal, Morgan Rogers.

Sistem racikan Xabi Alonso memberi kebebasan nyata bagi Rogers dan Palmer untuk bergerak di ruang antarlini, sebuah gambaran yang menakutkan bagi lawan.

Andoni Iraola pasti sangat puas setelah lini depan Liverpool menunjukkan tanda-tanda mulai padu pada Jumat malam.

Cody Gakpo memulai musim seperti pemain yang ingin membuktikan sesuatu setelah nyaris hengkang ke Manchester City, dengan pemain Belanda itu mencatatkan dua assist indah untuk Alexander Isak saat menghadapi Ipswich.

Isak sudah mengoleksi tiga gol dalam tiga laga liga, langsung menyamai catatannya dari musim pertama yang sulit di Anfield. Penyerang Swedia itu mencetak 54 gol dalam 86 pertandingan liga untuk Newcastle dan mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu nomor sembilan terbaik di liga. Jika ia bisa kembali ke level tersebut, Liverpool akan memiliki pengubah permainan yang sesungguhnya.

Bradley Barcola, pemenang Liga Champions dua musim beruntun bersama PSG, datang lewat kesepakatan bernilai besar untuk menambah daya gedor.

Manchester City menempati puncak peringkat trisula terbaik Liga Primer versi kami. Klaim City makin kuat berkat Erling Haaland yang tak terbendung, dengan rekor gol luar biasanya yang belum menunjukkan tanda-tanda melambat.

Haaland adalah pemain tercepat dalam sejarah Liga Primer yang mencapai 50 dan 100 gol di kompetisi ini, dan kini telah mengumpulkan 115 gol dalam 135 pertandingan untuk Cityzens.

Permainan lincah Rayan Cherki sangat menyenangkan untuk disaksikan, tetapi bukan hanya soal gaya karena ia juga efektif, dengan rata-rata mencatat satu gol atau assist di Liga Primer setiap 98 menit.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.