Timnas Indonesia Tumbangkan Australia 2-0, Tiket Piala Asia U20 2027 Diamankan
Vigestha Repit Dwi Yarda September 07, 2026 11:03 AM

BANGKAPOS.COM -- Timnas U-20 Indonesia memastikan langkah ke putaran final Piala Asia U-20 2027 setelah melewati Kualifikasi Grup H dengan hasil impresif.

Garuda Asia bahkan mampu menuntaskan seluruh pertandingan tanpa sekalipun kebobolan.

Perjalanan Indonesia di babak kualifikasi tidak langsung berjalan mulus.

Pada pertandingan pertama Grup H, Garuda Asia harus puas bermain imbang tanpa gol ketika menghadapi Malaysia di New Laos National Stadium, Vientiane, pada 31 Agustus 2026.

Padahal, tim asuhan Nova Arianto mampu mendominasi jalannya pertandingan.

Baca juga: Kapan Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir? Ini Penjelasan PVMBG dan Status Terbarunya

Namun, berbagai peluang yang tercipta tidak berujung gol sehingga Indonesia harus berbagi poin dengan Malaysia.

Hasil tersebut tidak membuat Theodore Evan Leeming dkk. kehilangan motivasi. Mereka justru bangkit pada pertandingan berikutnya ketika berhadapan dengan Laos.

Menghadapi tuan rumah pada laga kedua, Indonesia tampil jauh lebih agresif.

Garuda Asia berhasil mengakhiri pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 3-0 dan menjaga peluang untuk mengamankan tiket ke putaran final.

Ujian sesungguhnya datang pada pertandingan terakhir Grup H.

Indonesia harus berhadapan dengan Australia, tim yang berstatus sebagai juara bertahan Piala Asia U-20 sekaligus pemenang ASEAN Championship U-19 2026.

Pertandingan tersebut berlangsung pada Minggu (6/9/2026). Meski Australia memiliki kualitas pemain yang mumpuni dan lebih diunggulkan di atas kertas, Garuda Asia tidak menunjukkan rasa gentar.

Sejak pertandingan dimulai, para pemain Indonesia tampil spartan dengan menerapkan permainan disiplin. Kepercayaan diri yang ditunjukkan Garuda Asia akhirnya membuahkan hasil.

Indonesia berhasil menundukkan Australia dengan skor 2-0. Kemenangan tersebut sekaligus memastikan tiket Garuda Asia ke putaran final Piala Asia U-20 2027.

Keberhasilan tersebut terasa semakin istimewa karena Indonesia mampu menjaga pertahanannya tetap solid sepanjang fase kualifikasi. Dari tiga pertandingan, Garuda Asia mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang tanpa pernah kemasukan gol.

Vietnam Gagal Lolos

Di saat Indonesia merayakan keberhasilan, nasib berbeda dialami Timnas U-20 Vietnam. Mereka harus mengubur ambisi tampil di Piala Asia U-20 2027 setelah menelan kekalahan dari Iran pada pertandingan terakhir Grup C.

Vietnam menghadapi Iran di Stadion Viet Tri pada Minggu (7/9/2026). Sempat unggul lebih dulu 1-0 melalui gol Nguyen Quoc Khanh pada menit ke-41, Vietnam akhirnya harus mengakui keunggulan Iran dengan skor 1-3.

Iran membalikkan keadaan lewat gol Arian pada menit ke-50, Beheshti melalui penalti menit ke-63, serta Zadeh yang kembali mencetak gol dari titik putih pada menit ke-95.

Pelatih Vietnam, Yutaka Ikeuchi, menilai timnya sebenarnya mengawali pertandingan dengan baik. Namun, performa tersebut tidak mampu dipertahankan setelah turun minum.

"Tim mencetak gol di babak pertama, yang merupakan pertanda baik. Namun, di babak kedua, tim tidak dapat mempertahankan momentum, yang sangat disayangkan," kata Ikeuchi dikutip dari The Thao 247.

Kekalahan tersebut membuat Vietnam finis sebagai juru kunci grup dan harus turun ke development phase. Kondisi itu membuat Vietnam tidak hanya gagal tampil di Piala Asia U-20 2027, tetapi juga kehilangan kesempatan untuk berpartisipasi pada edisi 2029.

Ikeuchi Soroti Minimnya Pengalaman

Ikeuchi kemudian mengungkapkan salah satu faktor yang menurutnya berpengaruh terhadap kegagalan Vietnam. Pelatih asal Jepang tersebut menilai para pemain muda Vietnam masih membutuhkan lebih banyak pengalaman menghadapi tim-tim kuat.

"Generasi ini memiliki banyak pemain yang menjanjikan. Namun, mereka kurang mendapat kesempatan untuk berkompetisi melawan lawan yang kuat."

Menurut Ikeuchi, kesempatan menghadapi lawan dengan kualitas tinggi akan membantu pemain muda Vietnam berkembang lebih jauh.

"Jika mereka mendapat lebih banyak kesempatan, mereka akan berkembang lebih jauh lagi," ujar Ikeuchi.

Ia pun mengaku kecewa karena kegagalan tersebut turut menutup peluang generasi pemain Vietnam saat ini untuk tampil di putaran final Piala Asia U-20.

"Saya menyesal bahwa generasi ini, dan mungkin juga generasi berikutnya, tidak akan dapat berpartisipasi dalam final Kejuaraan Asia U20," sambungnya.

Meski kecewa, Ikeuchi tetap menyatakan keinginannya untuk menjadikan kegagalan tersebut sebagai bahan evaluasi. Ia bertekad mempelajari kesalahan yang terjadi dan melakukan perbaikan untuk perkembangan sepak bola usia muda Vietnam ke depannya.

(Bolasport.com/Kompas.com/Bangkapos.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.