PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pangkalpinang memperkuat pengawasan keamanan pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui koordinasi pengawasan pelayanan MBG di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kepala BBPOM di Pangkalpinang, Alex Sander, mengatakan, pengawasan pencegahan keracunan pangan serta koordinasi BBPOM dengan pihak terkait tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan pangan pada program MBG.
Alex menjelaskan, pengawasan keamanan pangan program MBG dilakukan mulai dari bahan baku, proses pengolahan di satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), hingga pangan siap disalurkan kepada penerima manfaat.
Pengawasan juga dilakukan melalui kitchen inspection, pengujian sampel pangan, serta edukasi keamanan pangan.
"Pengawasan keamanan pangan program MBG tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Kolaborasi dan sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan pangan yang diterima masyarakat, khususnya anak-anak sebagai penerima manfaat program MBG, memenuhi aspek keamanan dan mutu," kata Alex, Jumat (4/9/2026).
Melalui peran pengawasan itu, lanjut dia, BBPOM di Pangkalpinang terus mendukung penyelenggaraan program MBG agar berjalan sesuai ketentuan.
Sinergi dengan pemerintah daerah, SPPG, serta lintas sektor terkait juga terus diperkuat sebagai bagian dari upaya perlindungan masyarakat.
"Dengan pengawasan yang dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan, diharapkan pelaksanaan program MBG di Provinsi Bangka Belitung dapat memberikan manfaat gizi yang optimal sekaligus menjamin keamanan pangan bagi seluruh penerima manfaat," tutur Alex.
Kamis (3/9/2026) lalu, Ombudsman Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan koordinasi pengawasan pelayanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu sebagai forum koordinasi dan evaluasi untuk memperkuat tata kelola penyelenggaraan MBG, khususnya dalam upaya mencegah terjadinya malaadministrasi dan kejadian keracunan pangan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh kepala SPPG dari Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, dan Kabupaten Bangka Barat.
Adapun narasumber adalah BBPOM, Kepala Regional SPPG Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (riu)