14 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Batal Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
muh radlis September 07, 2026 12:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau masih dirasakan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Senin (7/9/2026).


Hingga pukul 07.00 WIB, sebanyak 14 penerbangan terdampak pembatalan.


General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan 14 penerbangan tersebut terdiri dari delapan penerbangan keberangkatan dan enam penerbangan kedatangan.


"Total penerbangan yang dibatalkan sebanyak 14 flight, terdiri dari enam arrival flight dan delapan departure flight," kata Sulistyo dalam standby statement, Senin (7/9/2026).


Tidak ada penerbangan yang mengalami penundaan atau delayed. Begitu pula tidak terdapat penerbangan yang dialihkan (diverted) maupun dijadwalkan ulang (reschedule).


Dari pembatalan tersebut, sebanyak 2.108 penumpang terdampak.

Baca juga: Cerita Ayah Mozza Saat Tahu Kondisi Putrinya: Kami Sangat Kehilangan tapi Harus Ikhlas


Rinciannya, 1.222 penumpang merupakan calon penumpang yang seharusnya berangkat, sedangkan 886 penumpang merupakan penumpang yang dijadwalkan tiba di Semarang.


Rute yang paling banyak mengalami pembatalan adalah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.


Meski terdapat belasan penerbangan yang dibatalkan, kondisi terminal Bandara Ahmad Yani Semarang pada Senin pagi terpantau tidak mengalami penumpukan penumpang.


Sulistyo mengatakan para penumpang telah mendapatkan informasi mengenai status penerbangan yang dibatalkan.


"Penumpang sudah terinformasi terkait status penerbangan yang terbatalkan sehingga tidak terdapat penumpukan penumpang di bandara," ujarnya.


Sebagai bentuk pelayanan kepada penumpang terdampak, pihak bandara juga menjalankan Service Recovery Activation (SRA).


Bandara menyediakan makanan dan minuman ringan bagi penumpang terdampak di area exhibition hall.


Selain itu, layanan juga disiapkan di ruang layanan maskapai bagi penumpang yang sedang mengajukan pengembalian dana atau refund.


Bandara turut menyediakan masker bagi pengguna jasa yang sewaktu-waktu membutuhkannya.


Sulistyo mengatakan pihak Bandara Ahmad Yani terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.


Koordinasi dilakukan secara berkala bersama BMKG dan AirNav Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini mengenai kondisi cuaca, potensi sebaran abu vulkanik, serta dampaknya terhadap operasional dan keselamatan penerbangan.


Bandara juga berkoordinasi dengan maskapai dan pihak terkait serta telah bekerja sama dengan penyedia transportasi darat untuk menyediakan alternatif perjalanan bagi pengguna jasa.


"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa bandara untuk aktif mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan," kata Sulistyo.


Untuk informasi kebandarudaraan, masyarakat dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports 172.


Pihak Bandara Ahmad Yani Semarang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat penyesuaian operasional penerbangan.


Keselamatan penerbangan dan optimalisasi layanan, kata Sulistyo, tetap menjadi prioritas utama di tengah perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. (Rad)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.