TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berniat antar anak ke Jakarta, jadwal penerbangan warga Merlung, Jambi, ikut dibatalkan.
Andri, warga Merlung, datang ke Bandara Sultan Thaha Jambi untuk mengantarkan anaknya kembali ke Jakarta.
Anaknya dijadwalkan terbang pada Senin (7/9/2026) untuk kembali ke Jakarta karena akan mulai kuliah.
"Mau antar anak, anak yang berangkat hari ini harusnya. Mau mulai kuliah," ujarnya.
Andri mengaku belum mengetahui adanya pembatalan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Ia pun masih mempertimbangkan apakah akan menjadwalkan ulang penerbangan anaknya atau mengajukan pengembalian uang tiket.
Bagi penumpang yang penerbangannya terdampak pembatalan, penting untuk memastikan kepada maskapai mengenai mekanisme refund maupun reschedule tiket.
Informasi terkait perubahan jadwal, pembatalan, maupun prosedur pengembalian dana biasanya disampaikan maskapai melalui email, aplikasi, atau media sosial resmi.
Penumpang juga disarankan memeriksa informasi secara berkala dan menghubungi layanan resmi maskapai sebelum datang kembali ke bandara, agar dapat mengetahui status penerbangan.
Baca juga: Penerbangan Dibatalkan, Penumpang di Bandara STS Jambi Bisa Reschedule atau Refund
Baca juga: Bandara Soetta Ditutup, Penerbangan Jakarta-Jambi Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau
Reschedule atau refund
Penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan dari Bandara Sulthan Thaha Jambi menuju Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, maupun sebaliknya diimbau memastikan opsi pengembalian atau mengatur ulang jadwal tiket kepada maskapai.
"Kami pastikan penumpang bisa melalukan refund dan akan dikembalikan 100 persen. Atau pilihan untuk rechdule," ujar General Manager Bandara Sultha Thaha Jambi, Ardon Marbun.
Hingga Senin (7/9/2026), sejumlah penerbangan rute Jambi-Jakarta masih dibatalkan sebagai dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
General Manager Bandara Sulthan Thaha Jambi, Ardon Marbun, mengatakan setidaknya terdapat 18 penerbangan dari Jambi menuju Jakarta yang dibatalkan.
Meski kondisi di Bandara Sulthan Thaha Jambi masih terlihat normal, pembatalan penerbangan tersebut cukup berdampak terhadap aktivitas penumpang.
Pasalnya, hampir 95 persen penerbangan dari Bandara Sulthan Thaha Jambi merupakan penerbangan menuju Bandara Soekarno-Hatta.
"Karena memang hampir 95 persen penerbangan kita ke Jakarta," ujar Ardon.
Sementara itu, kondisi di Bandara Sulthan Thaha Jambi hingga Senin masih cukup padat. Sejumlah penumpang bahkan mengaku belum mengetahui adanya pembatalan penerbangan.(Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Karhutla Tanjab Barat Meningkat, 371,8 Hektare Lahan Terbakar
Baca juga: Penerbangan Dibatalkan, Penumpang di Bandara STS Jambi Bisa Reschedule atau Refund