BBM Makin Langka, Antrean Kendaraan di SPBU Wonomulyo Polman Mengular hingga ke Jalan Sejak Pagi
Nurhadi Hasbi September 07, 2026 01:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Bahan Bakar Minyak (BBM) makin langka di Kabupaten Polman, Sulawesi Barat (Sulbar).

Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan di SPBU Wonomulyo, Polman, makin parah.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, Senin (7/9/2026) pagi, antrean kendaraan roda dua untuk mengisi BBM mengular hingga ke jalan poros.

Kondisi antrean panjang ini sudah terjadi selama satu pekan terakhir.

Warga harus mengantre sejak pagi buta untuk mendapatkan beberapa liter BBM.

Baca juga: PERUBAHAN Harga Bahan Bakar Minyak Per 1 September 2026, 3 Jenis BBM Naik Signifikan

Baca juga: Gegara BBM Langka, Toko Sepeda Listrik di Polman Kebanjiran Pembeli, Sehari Laku 3 Unit

Antrean warga kian parah akibat adanya kabar akan terjadinya kelangkaan BBM bersubsidi.

Hal itu diperparah dengan kosongnya sejumlah BBM eceran dalam botol di pinggir jalan.

Antrean ini terjadi hingga memenuhi bahu jalan sepanjang lebih dari satu kilometer dari dua arah di SPBU Wonomulyo.

Sejumlah warga bahkan harus datang sejak pagi buta untuk mendapatkan bahan bakar yang mereka butuhkan.

Kondisi tersebut bukan kali pertama terjadi di Polman.

Kelangkaan BBM bersubsidi sebelumnya juga sempat terjadi di sejumlah SPBU beberapa bulan lalu.

Situasi ini kembali membuat masyarakat resah, terutama pengguna yang bergantung pada BBM untuk menunjang aktivitas harian.

Salah satu sopir angkot, Sopyan, mengaku telah mengantre sejak pukul 07.30 WITA.

Menurutnya, kondisi tersebut mulai mengganggu aktivitasnya karena BBM menjadi kebutuhan sehari-hari.

“Setengah delapan, Pak. Kalau begini agak susah kita mau beraktivitas, terganggu pekerjaan ini,” kata Sopyan kepada wartawan, Senin (7/9/2026).

Ia berharap jumlah SPBU di Polman, khususnya di Kecamatan Wonomulyo, dapat ditambah sehingga antrean panjang tidak terus berulang.

Sopyan menyebut pekerjaannya setiap hari mencari penumpang cukup terganggu lantaran kesulitan mendapatkan BBM.

Dia harus antre selama empat jam lamanya menunggu giliran, mulai pagi hingga siang hari.

“Bagaimana kita mau dapat penumpang kalau begini, habis waktu setengah hari untuk tunggu giliran,” ungkapnya.

Stok Pertalite Disebut Masih Tersedia

Sementara itu, Pengawas SPBU Wonomulyo, Ali, membantah adanya kekosongan stok BBM bersubsidi jenis Pertalite.

“Stok BBM Pertalite sebanyak 12 ton, tapi memang kita lihat antrean cukup panjang,” ungkap Ali.

Dia menyebut tidak semua jenis BBM tersedia.

BBM nonsubsidi jenis Pertamax dilaporkan kosong.

Disebutkan, tiap hari SPBU Wonomulyo mendapatkan stok BBM yang diangkut menggunakan mobil tangki milik Pertamina.

Ali juga tak tahu menahu mengapa kondisi antrean panjang kembali terjadi selama beberapa hari terakhir ini. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.