Kecelakaan Maut di Lakarsantri Surabaya, Pemotor Yamaha Vega Tewas Masuk Parit Usai Tabrak Gerobak
Sudarma Adi September 07, 2026 02:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seorang pengendara motor tewas tercebur selokan sedalam sekitar 1,5 meter di Jalan Raya Bangkingan, Kelurahan Bangkingan, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, sekitar pukul 06.30 WIB, pada Senin (7/9/2026). 

Korban pemotor tersebut berjenis kelamin laki-laki berinisial DS (54) warga Kelurahan Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Ia mengendarai motor Yamaha Vega R bernopol AG-5536-EDG. 

Korban diketahui meninggal dunia di lokasi kejadian. Tubuh terjerembab di dalam selokan sedalam sekitar 1,5 meter bersama motornya.

Selokan tersebut terdapat air mengalir berwarna abu-abu pekat. 

Jika dilihat lebih detail, selokan tersebut sebenarnya membelah ruas jalan utama Jalan Raya Bangkingan dengan jalan kecil menuju ke perumahan warga Taman Wisata Regency. 

Pada sisi yang berbatasan dengan jalan percabangan dua jalur, terdapat seperti dinding menyerupai tanggul pembatas berbentuk persegi panjang berbahan beton. 

Baca juga: Warga Keluhkan Air PDAM Berbusa & Keruh, DPRD Surabaya Desak PDAM Beri Solusi Taktis

Lalu, lokasi tersebut hanya berjarak 400 meter ke arah utara dari Asrama Polisi Bangkingan. 

Pantauan TribunJatim.com di lokasi kejadian sekitar pukul 10.14 WIB, beberapa orang Anggota Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP, termasuk memeriksa kesaksian beberapa orang di lokasi. 

Ternyata, diketahui, bahwa pemotor tersebut sebelum tercebur selokan, sempat menabrak roda belakang gerobak pedagang donat, hingga menyebabkan roda belakang roda gerobak donat itu, penyok. 

Setelah olah TKP dan memeriksa para saksi. Petugas Polisi langsung mengangkut motor korban yang tampak terparkir di bahu jalan. 

Motor korban tampak rusak pada bagian bodi kepala motor, kondisinya remuk akibat benturan dengan gerobak dan dinding pembatas.

Menurut Anggota Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya Aiptu Setyawan, pemotor Yamaha Vega R semula melaju dari arah Selatan menuju ke Utara. 

Lalu, setibanya di dekat lokasi, laju pemotor itu mendadak oleng ke kiri jalan lalu menabrak roda belakang gerobak pedagang donat yang sedang berhenti di bahu jalan dekat selokan tersebut. 

Akibatnya, tubuh pemotor tersebut terjerembab masuk ke dalam selokan, beserta motornya. Korban diketahui tak sadarkan diri dan tak lama kemudian dikabarkan meninggal dunia di lokasi. 

Lalu, jenazah korban dievakuasi ke kamar mayat RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH). 

"Kronologis ini motor berjalan dari arah selatan ke utara, karena diduga ada riwayat sakit kemudian oleng dan terjadi kecelakaan nabrak rombong penjual donat kemudian terjatuh di parit atau jembatan kecil di depan Indomaret karena dekat TKP," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB, pada Senin (7/9/2026). 

Saksi: Korban Tampak Menahan Sakit Sebelum Tabrakan

Sementara itu, saksi pedagang donat Heri Sihono (47) menceritakan, semula dirinya mengira pemotor itu hendak berhenti untuk membeli donat. 

Namun, anehnya laju motor tersebut bukannya semakin pelan saat mendekati gerobak donatnya, tapi malah tetap melaju dengan kecepatan yang relatif konstan. 

"Tadi beliaunya dari arah selatan pelan banget. sepengatahuan saya pelan banget. Nah, saya pikir itu mau beli donat. Loh, kok enggak ngerem, moro-moro nabrak ini tanggul parit kecil itu terus nyenggol ban belakang, terus dia jatuh itu," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB

Mengenai kondisi pemotor yang diduga dalam keadaan sakit saat berkendara. Heri tak mengetahuinya secara pasti. Yang jelas, saat ia melihat ekspresi wajahnya, si pemotor tadi seperti sedang berusaha menahan rasa sakit. 

"Kelihatannya sih dia kayak merem-merem gini loh. Iya kayak nahan sakit gitu aja. Kayak dari saya sih penglihatan kita gitu loh. Kita enggak tahu, enggak tahu kenapa. Tapi dia kayak menahan sakit terus pelan banget gitu. Enggak banter-banter gitu kok," kata pria asal Surabaya itu. 

Roda belakang gerobak dagangannya sempat tertabrak laju pemotor tadi sebelum akhirnya tercebur ke dalam selokan. Benturan tersebut menyebabkan roda belakang gerobaknya meleyot dan harus direparasi ke bengkel terdekat. 

Bahkan, lanjut Heri, dagang donat yang sudah ditata dalam etalase gerobak dagangannya sempat amburadul. Namun, ada seorang pengendara motor yang merasa iba dengannya dan membeli semua donat dagangannya. 

"Dagangan donat enggak porak-poranda enggak banget sih. Tapi alhamdulillah ada yang bantu membeli. Memboronglah. Memborong semua," pungkasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.