54 Penerbangan di Bandara Juanda Batal Imbas Erupsi Anak Gunung Krakatau, Juanda Buka Layanan 24 Jam
Alga W September 07, 2026 02:33 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan di sejumlah bandara di Indonesia.

Hingga Senin (7/9/2026), tercatat empat bandara masih mengalami penutupan operasional, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Radin Inten II, dan Bandara Husein Sastranegara.

Baca juga: Meski Sedih Batal Terbang Imbas Krakatau, Penumpang di Bandara Juanda Prioritaskan Keselamatan

Kondisi tersebut turut memberikan dampak berantai terhadap konektivitas penerbangan, termasuk rotasi pesawat yang kemudian berimbas pada sebagian penerbangan di Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Berdasarkan kondisi operasional hingga pukul 11.40 WIB, Senin (7/9/2026), sebanyak 54 penerbangan di Bandara Internasional Juanda mengalami pembatalan atau cancel flight.

General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir mengatakan, dari total penerbangan yang dibatalkan tersebut, terdiri dari 24 penerbangan kedatangan dan 30 penerbangan keberangkatan.

"Sehubungan dengan aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau yang berdampak pada operasional sejumlah bandara di sekitar wilayah tersebut, kondisi tersebut turut memberikan dampak berantai terhadap konektivitas dan rotasi penerbangan, termasuk pada sebagian operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda," ujar Muhammad Tohir, Senin (7/9/2026).

Pihak Bandara Internasional Juanda, lanjutnya, terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi operasional penerbangan.

Koordinasi intensif juga dilakukan bersama maskapai dan seluruh stakeholder terkait untuk memastikan berbagai penyesuaian operasional dapat ditangani dengan baik.

Penumpang terdampak dapat service recovery

Sebagai bentuk perhatian kepada penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan, Bandara Internasional Juanda memberikan Service Recovery Activation.

Layanan tersebut berupa pemberian makanan ringan dan minuman kepada penumpang terdampak.

Selain itu, sejumlah personel juga disiagakan di area terminal.

Personel Airport Security, Terminal Inspector, dan Customer Service ditugaskan untuk membantu memberikan informasi,.

Lalu mengarahkan pengguna jasa serta memastikan kebutuhan penumpang tetap mendapatkan pelayanan secara maksimal.

"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa untuk terus memantau status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing serta mengikuti informasi dan arahan petugas selama berada di area terminal," kata Tohir.

Juanda layani penerbangan 24 jam

Di tengah kondisi penyesuaian operasional penerbangan akibat dampak erupsi Anak Gunung Krakatau, Bandara Internasional Juanda juga disiapkan sebagai salah satu bandara alternatif.

Bandara Juanda akan melayani penerbangan selama 24 jam guna mendukung kelancaran operasional penerbangan dan konektivitas pengguna jasa selama kondisi tersebut berlangsung.

Muhammad Tohir menegaskan, Bandara Internasional Juanda bersama seluruh stakeholder terkait terus mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa.

Pelayanan kepada penumpang juga akan tetap diberikan secara optimal selama berlangsungnya penyesuaian operasional penerbangan.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pengguna jasa," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.