450 Siswa Mulai Sekolah di SR Sulbar, Makan 3 Kali Sehari Pakai Catering
Abd Rahman September 07, 2026 02:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 3 di Provinsi Sulawesi Barat mulai menjalankan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (7/9/2026). 

Program pendidikan yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu tersebut kini mulai ditempati siswa meski sejumlah fasilitas dan pembangunan gedung masih dalam tahap penyelesaian.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Barat, Juanda Maulana, mengatakan terdapat dua kelompok siswa yang mengikuti kegiatan di SR ini. 

Baca juga: Pemadaman Bergilir, Bulutaba, Baras hingga Sarudu Padam Siang-Sore, Ini Daftar Lokasinya

Baca juga: Lowongan Kerja Pendamping Bedah Rumah Tahap IV Sulbar, Ini Syarat dan Cara Daftar, 25 Akan Diterima

"ada dari rintisan sebanyak 180 orang dan yang baru itu 270 orang," kata Juanda saat  ditemui pada kegiatan launching SRT 3 di Mamuju.

Dengan demikian, total terdapat sekitar 450 siswa yang mulai mengikuti proses pendidikan di SRT 3 ini, mulai dari jenjang SRD, SRMP hingga SRMA.

Sementara untuk kebutuhan makanan siswa untuk sementara dipenuhi melalui layanan catering karena tenaga pengelola dapur belum lengkap.

"Dapur sementara ini pakai catering karena tenaga masaknya belum lengkap," ujarnya.

Meski demikian, kebutuhan makan siswa tetap dipenuhi sebanyak tiga kali sehari, yakni pagi, siang dan malam.

Untuk fasilitas kamar mandi, Juanda memastikan kondisinya sudah dapat digunakan.

Sementara untuk kapasitas bangunan saat ini dinilai sudah cukup untuk menampung siswa, meskipun pembangunan gedung belum sepenuhnya rampung.

"Walaupun belum tuntas, tapi kita sudah bisa masuk," ujarnya.

Selain pendidikan akademik, Juanda meminta guru dan pengelola SR  memberikan perhatian serius terhadap pembentukan karakter siswa.

Ia berharap anak-anak yang bersekolah di SR tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang mandiri dan memiliki etos kerja.

Juanda juga berpesan kepada para guru agar tidak hanya berfokus pada proses belajar mengajar di dalam kelas. Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam membentuk akhlak dan karakter siswa sebagai bagian dari persiapan menuju generasi emas Indonesia.

Ia meminta para guru memberikan perhatian dan kasih sayang kepada siswa selama mengikuti pendidikan di SR.

Terkait kesiapan sarana dan prasarana, Juanda menyebut fasilitas utama untuk menampung 450 siswa saat ini dinilai sudah memadai.

Ia menyebut kapasitas SR akan terus bertambah seiring penyelesaian pembangunan.

 

Jika pembangunan seluruh fasilitas rampung, sekolah tersebut ditargetkan dapat menampung lebih dari 1.000 siswa untuk tiga angkatan pada jenjang pendidikan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.