Jangan Asal Pilih Moisturizer, Kenali Peran Ceramide, Filaggrin, dan Niacinamide untuk Kulit Sensitif
Asnida Riani September 07, 2026 05:30 PM

Liputan6.com, Jakarta - Memilih moisturizer untuk kulit sensitif bukan sekadar mencari kandungan yang sedang populer. Memahami fungsi tiga bahan aktif andalan: ceramide, filaggrin, dan niacinamide, serta bagaimana mereka bekerja dalam sebuah formula dapat membantu Anda menentukan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan kulit.

Ketiga kandungan tersebut memiliki peran berbeda dalam mendukung kelembapan dan kondisi skin barrier. Ceramide termasuk lipid yang terdapat pada stratum corneum atau lapisan terluar kulit.

Filaggrin merupakan protein yang berperan dalam pembentukan lapisan tersebut, sedangkan niacinamide merupakan salah satu bentuk vitamin B3 yang dapat mendukung fungsi skin barrier.

"Jadi, yang perlu diperhatikan bukan hanya apakah sebuah produk mengandung satu bahan tertentu, tapi bagaimana seluruh formula tersebut bekerja memenuhi kebutuhan kulit," kata Senior Brand Manager PT Galderma Indonesia, Firdha Wanda, dalam keterangannya pada Lifestyle Liputan6.com, Sabtu, 5 September 2026.

Ceramide menjadi salah satu komponen penting dalam struktur skin barrier. Bersama kolesterol dan asam lemak, lipid ini membantu mengisi ruang di antara sel-sel kulit pada stratum corneum. Struktur tersebut membantu mengurangi kehilangan air dari kulit, sekaligus membatasi masuknya berbagai iritan.

Kondisi skin barrier dapat mengalami perubahan pada kulit dengan dermatitis atopik. Komposisi dan organisasi lipid pada lapisan terluar kulit dapat terganggu sehingga pelembap yang mengandung ceramide kerap digunakan sebagai bagian dari perawatan pendamping.

"Ceramide dapat dibayangkan sebagai salah satu bagian dari struktur yang membantu menjaga skin barrier. Karena itu, keberadaannya dalam formula pelembap menjadi salah satu hal yang dapat dipertimbangkan, terutama untuk kulit yang membutuhkan dukungan terhadap kelembapan dan barrier," jelas Firdha.

 

Filaggrin Technology

Ilustrasi moisturizer untuk kulit sensitif. (dok. Scandinavian Biolabs/Unsplash.com)
Ilustrasi moisturizer untuk kulit sensitif. (dok. Scandinavian Biolabs/Unsplash.com)

Filaggrin memiliki mekanisme yang berbeda. Protein ini berperan dalam pembentukan lapisan terluar kulit. Produk pemecahannya turut membentuk natural moisturizing factor atau NMF, kumpulan molekul yang membantu menarik dan mempertahankan air di stratum corneum.

Istilah Filaggrin Technology yang terdapat pada sejumlah produk perawatan kulit merujuk pada pendekatan formulasi yang dirancang untuk mendukung mekanisme kelembapan tersebut. Konsumen perlu membaca klaim produk berdasarkan informasi resmi yang diberikan produsen.

"Filaggrin Technology perlu dipahami sesuai dengan informasi resmi produk. Istilah tersebut tidak berarti produk merupakan terapi gen atau memasukkan protein genetik ke dalam kulit," tutur Firdha.

Niacinamide juga banyak digunakan dalam produk perawatan kulit. Kandungan ini dapat mendukung fungsi skin barrier dan membantu menjaga kondisi kulit ketika digunakan dalam kadar serta formulasi yang sesuai.

 

Jangan Hanya Mengejar Ingredient Hero

Ilustrasi moisturizer untuk kulit sensitif. (dok. unsplash/@audreyjackson)
Ilustrasi moisturizer untuk kulit sensitif. (dok. unsplash/@audreyjackson)

Respons kulit sensitif terhadap niacinamide maupun kandungan lain dapat berbeda pada setiap orang. Konsumen perlu mempertimbangkan keseluruhan formula, termasuk kadar bahan, pH, tekstur, serta kombinasi kandungan lain sebelum menentukan produk.

"Pada kulit sensitif, tidak ada satu kandungan yang otomatis menjadi solusi untuk semua kondisi. Respons kulit terhadap suatu produk tetap perlu diperhatikan karena kenyamanan dan toleransi kulit merupakan bagian penting dari pemilihan skincare," kata Firdha.

Pemilihan moisturizer juga perlu mempertimbangkan cara berbagai bahan bekerja secara bersamaan. Humektan seperti glycerin membantu menarik air, emolien membantu menghaluskan permukaan kulit, sementara bahan oklusif membantu mengurangi penguapan air dari permukaan kulit.

Kombinasi tersebut membuat konsumen sebaiknya tidak hanya mengejar ingredient hero ketika memilih produk. Dua moisturizer yang sama-sama mengandung ceramide, misalnya, dapat memberikan pengalaman pemakaian berbeda karena jenis ceramide, kadar, kombinasi lipid, tekstur, dan komponen lain yang digunakan.

 

Perhatikan Sistem Formula

Ilustrasi moisturizer untuk kulit sensitif. Credit: unsplash.com/Marine
-fresh-skin-sits-table-hands-crossed-touching-face.jpg

"Yang terpenting adalah melihat produk sebagai sebuah sistem formula. Dua produk yang sama-sama mengandung ceramide belum tentu memberikan pengalaman pemakaian yang sama karena jenis ceramide, kombinasi lipid, kadar bahan, tekstur, dan komponen lainnya dapat berbeda," ujar Firdha

Pendekatan ini terlihat pada rangkaian Cetaphil Pro AD Derma. Skin Restoring Moisturizer mengandung ceramide dan Filaggrin Technology untuk mendukung kelembapan dan hidrasi kulit. Skin Restoring Wash memadukan niacinamide, glycerin, sodium PCA, vitamin E, dan bahan pembersih.

Sementara itu, Pro AD Derma Repair Cream mengandung colloidal oatmeal 2 persen dan ceramide NP untuk membantu merawat kulit sangat kering dan gatal. Pemilik kulit sensitif sebaiknya mencoba produk baru secara bertahap, melakukan patch test, serta menghentikan pemakaian jika muncul iritasi atau ruam yang memburuk.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.