3 Berita Populer di Sulawesi Utara: Kejari Sangihe Tetapkan Tersangka, 106 Ekor Babi Dikirim
Isvara Savitri September 07, 2026 06:22 PM

Pertama, Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe menetapkan dua tersangka dalam dua kasus korupsi berbeda.

Keduanya ditahan di Lapas Kelas IIB Tahuna.

Kemudian, ada juga daftar kepengurusan DPD PDI Perjuangan Sulut.

Daftar Lengkap Susunan Struktur Pengurus DPD PDIP Sulawesi Utara

PDI Perjuangan mulai mempersiapkan diri menghadapi pertarungan politik pada Pemilu 2029.

Partai berlambang banteng itu menunjukkan keyakinan bahwa mereka memiliki modal politik yang cukup untuk menghadapi Pilkada maupun Pileg mendatang.

Optimisme tersebut salah satunya muncul setelah rangkaian konsolidasi internal partai berhasil dilaksanakan melalui Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab).

PDIP - Foto Ketua DPD PDIP Sulut Olly Dondokambey. Berikut daftar lengkap susunan struktur DPD PDIP Sulawesi Utara.
PDIP - Foto Ketua DPD PDIP Sulut Olly Dondokambey. Berikut daftar lengkap susunan struktur DPD PDIP Sulawesi Utara. (Tribun Manado/Arthur_Rompis)

Baca selengkapnya di sini.

Breaking News: Kejari Sangihe Tetapkan Tersangka 2 Kasus Korupsi, CSR Bank SulutGo dan Tol Laut

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sangihe kembali mengungkap perkembangan penyidikan dua kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani.

Kedua perkara tersebut berkaitan dengan pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank SulutGo di Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe pada 2023 dan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program Tol Laut di Pelabuhan Tahuna sepanjang 2017 hingga 2021.

Kasi Intel Kejari Kepulauan Sangihe, Jhon Thimotius Padalani, menyampaikan perkembangan terbaru penanganan kedua kasus itu pada Senin (7/9/2026).

Baca selengkapnya di sini.

106 Babi dari Manado Dikirim ke Raja Ampat, Barantin Pastikan Negatif ASF dan PMK

Sebanyak 106 ekor babi yang akan diberangkatkan dari Manado menuju Raja Ampat, Papua Barat Daya, dipastikan dalam kondisi sehat dan tidak terjangkit African Swine Fever (ASF) maupun penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kepastian itu didapat setelah petugas Badan Karantina Indonesia melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Utara melakukan pemeriksaan terhadap ternak serta mengecek hasil uji laboratorium pada Sabtu (5/9/2026).

Kepala Karantina Sulawesi Utara, Agus Mugiyanto, menjelaskan bahwa pengawasan kesehatan tidak hanya dilakukan menjelang keberangkatan. 

Baca juga: Chord Lagu Nyatakan KuasaMu Lagi - Franky Kuncoro

Baca juga: Perbanyak Tomat, Trik Emak-Emak Manado Buat Dabu-Dabu di Tengah Mahalnya Harga Rica

Baca selengkapnya di sini.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.