Menjaga Kualitas Air Minum dari Sumber Asli hingga Rak Rite
Seno Tri Sulistiyono September 07, 2026 06:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bagi konsumen, sebotol air minum yang tersedia di rak toko mungkin terlihat sederhana. Namun, di baliknya terdapat rangkaian proses yang panjang, mulai dari pengelolaan sumber air, produksi, pengemasan, pemeriksaan kualitas, hingga distribusi sebelum akhirnya sampai ke tangan konsumen.

Gambaran mengenai proses tersebut menjadi perhatian ketika manajemen dan perwakilan karyawan sebuah minimarket ternama mengunjungi pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) di Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam kunjungan tersebut, para peserta melihat secara langsung bagaimana air dari sumber terlindungi dikelola dan diproses hingga menjadi produk yang siap didistribusikan ke pasar.

Baca juga: SNI AMDK Wajib Berlaku, Kemenperin Siapkan Pendampingan Industri Air Minum

Mereka juga mendapatkan penjelasan mengenai sistem produksi, pengemasan, serta berbagai tahapan pengawasan mutu yang dilakukan untuk memastikan kualitas produk tetap konsisten.

Bagi sektor ritel, pemahaman terhadap proses tersebut menjadi penting. Pasalnya, produk yang berada di rak minimarket maupun grosir merupakan bagian terakhir dari rantai pasok sebelum dikonsumsi masyarakat. Kualitas produk dan keandalan pasokan pun pada akhirnya ikut berkaitan dengan kepercayaan konsumen.

Kunjungan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi perusahaan AMDK untuk memperkenalkan lebih jauh proses yang selama ini berada di balik produk yang sehari-hari ditemui masyarakat.

Head of Brand AQUA Riza Rahman mengatakan pembahasan mengenai produk air minum tidak hanya berkaitan dengan proses produksi, tetapi juga kebiasaan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidrasi sehari-hari.

Menurut dia, hal tersebut menjadi salah satu konteks yang diangkat melalui kampanye Kaum Adem yang diperkenalkan perusahaan tersebut.

“Selain aspek produksi, kampanye Kaum Adem diperkenalkan dalam konteks meningkatnya mobilitas konsumen dan kebutuhan terhadap produk air minum yang aman, berkualitas, dan mudah diakses,” kata Riza dalam pernyataannya, Senin(7/9/2026).

Ia mengatakan kampanye tersebut ingin mengajak masyarakat menyempatkan diri untuk beristirahat sejenak di tengah aktivitas yang padat.

“AQUA ingin menghadirkan pengalaman ademnya AQUA dalam keseharian masyarakat, tidak hanya melalui kesegaran hidrasi, tetapi juga sebagai pengingat untuk berhenti sejenak di tengah rutinitas,” ujarnya.

Menurut Riza, momen untuk mengistirahatkan fisik dan pikiran diperlukan agar seseorang dapat kembali menjalani aktivitas dengan kondisi yang lebih segar dan tenang.

Merujuk pada studi terhadap 3.000 konsumen di tujuh kota besar di Indonesia. Dalam studi tersebut, perusahaan menyebut sembilan dari 10 konsumen merasakan produk AMDK yang pabriknya ada di Mekarsari, Sukabumi, Jawa Barat memiliki sensasi dingin dan menyegarkan berkat kandungan mineral alaminya, bahkan tanpa perlu didinginkan terlebih dahulu.

Perusahaan mengaitkan karakteristik tersebut dengan sumber air pegunungan terlindungi yang secara alami menyerap mineral ketika air melewati lapisan bebatuan vulkanis.

Selama berada di pabrik, peserta juga memperoleh gambaran mengenai bagaimana air diambil dari sumber terlindungi sebelum masuk ke dalam rangkaian proses produksi dan pengemasan.

Tahapan pengawasan kualitas menjadi salah satu bagian yang diperlihatkan, termasuk penerapan standar keamanan pangan dan pengendalian mutu sebelum produk didistribusikan ke pasar.

Corporate Communications Director Danone Indonesia Arif Mujahidin mengatakan keterbukaan mengenai proses tersebut diperlukan agar mitra maupun masyarakat dapat memahami bagaimana kualitas produk dijaga sejak awal.

“AQUA berkomitmen menjaga kualitas produk sejak dari sumber air hingga proses produksi dan distribusi. Melalui kunjungan ini, kami ingin memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai bagaimana standar kualitas tersebut dijalankan secara konsisten,” ujar Arif.

Selain persoalan produksi, Arif juga memaparkan upaya perlindungan sumber daya air yang dilakukan melalui konservasi dan kolaborasi dengan masyarakat di sekitar kawasan sumber air.

Langkah tersebut ditujukan untuk menjaga kondisi ekosistem di sekitar sumber air sekaligus mendukung keberlangsungan operasional perusahaan.

Bagi peserta kunjungan dari karyawan minimarket ternama tersebut melihat proses produksi secara langsung memberikan perspektif berbeda terhadap produk yang selama ini mereka temui dalam aktivitas distribusi dan penjualan.

Marketing Manager Indomaret Marcella mengatakan kunjungan tersebut membuat proses produksi dan pengawasan kualitas AQUA dapat dipahami secara lebih konkret.

“Sebagai mitra ritel, kami memiliki peran dalam memastikan produk yang diterima konsumen berasal dari rantai pasok yang terjaga. Kunjungan ini memperlihatkan bagaimana AQUA mengelola kualitas produknya sejak dari sumber hingga siap didistribusikan,” kata Marcella.

Ia menilai kualitas dan konsistensi produk menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan konsumen, terutama karena produk air minum merupakan kebutuhan yang dikonsumsi masyarakat setiap hari.

Pada akhirnya, perjalanan sebotol air minum hingga sampai ke tangan konsumen tidak berhenti pada proses produksi di pabrik. Ada sumber air yang perlu dijaga, proses yang harus diawasi, serta rantai distribusi yang perlu dipastikan berjalan dengan baik.

Melalui kunjungan tersebut, diharapkan membuka gambaran mengenai rangkaian proses tersebut kepada mitra ritel, sekaligus mengaitkannya dengan pentingnya hidrasi dan pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.