Potensi Sunami Anak Krakatau Relatif Kecil, Badan Geologi Ingatkan Bahaya Lontaran Material Vulkanik
Laksmi Anindita September 07, 2026 07:37 PM

TRIBUNWOW.COM - Badan Geologi Kementerian ESDM menilai potensi Gunung Anak Krakatau mengalami keruntuhan besar yang dapat memicu tsunami saat ini relatif kecil.

Penilaian tersebut didasarkan pada kondisi dan pertumbuhan tubuh Gunung Anak Krakatau setelah erupsi pada 22 Desember 2018.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, mengatakan pertumbuhan Gunung Anak Krakatau pascaerupsi masih tergolong kecil.

Bentuk gunung tersebut juga telah berubah dibandingkan sebelum peristiwa 2018. Sebagian tubuh Gunung Anak Krakatau runtuh dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan hasil pemetaan terbaru, bagian dasar tubuh gunung dan kawah utama belum menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan hasil pemetaan sebelumnya.

Meski demikian, Badan Geologi tetap melakukan pemantauan secara intensif. Kondisi dan aktivitas Gunung Anak Krakatau dapat berubah seiring berlangsungnya proses vulkanik.

Selain mengantisipasi kemungkinan perubahan bentuk tubuh gunung, masyarakat juga diingatkan terhadap bahaya lontaran material vulkanik saat terjadi erupsi.

Dengan kondisi tersebut, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama bagi masyarakat dan aktivitas di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.