TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA - Peristiwa kebakaran yang terjadi di kawasan pasar Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, kebakaran, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 00.25 WIT menjadi sorotan media asing. Dalam kebekaran tersebut sebanyak 11 korban dilaporkan meninggal dunia lantaran terjebak di dalam bangunan. Enam di antaranya merupakan anak-anak.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran di Paniai Papua Tengah, 11 Korban Tewas Terjebak, 6 di Antaranya Anak-anak
The Straits Times juga menyebut penyebab kebakaran tersebut masih misterius.
Media asal Malaysia The Star juga menyoroti peristiwa kebakaran tersebut. Ia bahkan merinci banyaknya kebakaran di Indonesia yang berakibat jatuhnya korban jiwa.
"Kebakaran yang menelan korban jiwa bukanlah hal yang jarang terjadi di Indonesia. Pada bulan Desember, 22 orang tewas ketika kebakaran melanda sebuah gedung perkantoran tujuh lantai di Jakarta Pusat. Polisi menyatakan bahwa penyebabnya kemungkinan besar adalah baterai drone yang meledak di lantai dasar. Sebuah ledakan di pabrik pengolahan nikel di wilayah timur negara itu pada tahun 2023 menewaskan sedikitnya 12 orang," tulis The Star.
Dalam video yang ditayangkan tersebut terlihat api berkobar besar dan melalap seluruh bangunan pasar.
"Kebakaran besar di pasar desa Babuda, provinsi Papua Tengah, Indonesia, telah menewaskan sebelas orang, enam di antaranya adalah anak-anak kecil," tulis caption di video Al Jazeera tersebut.
Baca juga: Prabowo Sebut Kebakaran Hutan Hingga Rentetan Bencana Alam Adalah Takdir Indonesia
Seluruh korban langsung dievakuasi ke RSUD Paniai untuk penanganan medis dan identifikasi lebih lanjut.
Berdasarkan data pihak kepolisian, lima korban dewasa yang meninggal yakni:
NA (70)
WA (36)
HA (30)
RF (28)
HE (30)
Sementara itu, enam korban lainnya masih berstatus anak-anak dan balita, yaitu:
AS (9)
AB (6)
AD (5)
AR (9)
IC (6)
AY (2)
Hingga saat ini, jajaran Polda Papua Tengah dan Polres setempat masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi mata untuk mengungkap penyebab pasti kemunculan api.