Sosok Marwan Makalalag di Mata Kadispora Sulut: Birokrat yang Tak Pernah Jauh dari Olahraga
Frandi Piring September 07, 2026 08:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar meninggalnya Marwan Makalalag, S.Pd., meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, jajaran Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), insan olahraga hingga kalangan wartawan.

Bagi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulawesi Utara, Audy Pangemanan, Marwan bukan sekadar seorang birokrat.

Marwan merupakan sosok yang memiliki kedekatan kuat dengan dunia olahraga dan dikenal sebagai pribadi yang aktif dalam berbagai kegiatan olahraga.

Marwan mengembuskan napas terakhir pada Minggu (6/9/2026) malam. Kepergiannya terasa begitu mendadak.

Sebelum meninggal dunia, Marwan masih menjalani aktivitas olahraga yang selama ini menjadi bagian dari kehidupannya.

Ia bermain bulutangkis bersama istrinya di Desa Salongo, Kecamatan Bolaang Uki, Bolsel.

Di tengah permainan, Marwan tiba-tiba roboh dan tidak sadarkan diri.

Ia kemudian dilarikan ke RSUD Bolsel. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Bagi Audy Pangemanan, kepergian Marwan menjadi kehilangan besar bagi dunia olahraga Sulawesi Utara, khususnya Kabupaten Bolsel.

Pasalnya, Marwan selama ini aktif mengurus olahraga sebagai Sekretaris KONI Bolsel.

BERMAIN BULUTANGKIS - Almarhum Kadis Kominfo Bolsel Marwan Makalalag saat bermain badminton sebelum meninggal dunia pada Minggu, 6 September 2026.
BERMAIN BULUTANGKIS - Almarhum Kadis Kominfo Bolsel Marwan Makalalag saat bermain badminton sebelum meninggal dunia pada Minggu, 6 September 2026. (Dok. Warga/Istimewa)

Ia terlibat dalam berbagai kegiatan pembinaan atlet, pertandingan maupun agenda olahraga di daerah tersebut.

"Beliau adalah orang yang sangat dekat dengan olahraga. Dedikasinya terhadap olahraga di Bolsel sangat besar," ujar Audy Pangemanan.

Menurut Audy, Marwan merupakan sosok yang tidak hanya bekerja ketika ada kegiatan olahraga.

Ia juga memiliki kepedulian terhadap pembinaan dan perkembangan atlet di daerah.

Berbagai cabang olahraga pun tidak asing bagi Marwan.

Bulutangkis, tenis, sepakbola hingga catur menjadi olahraga yang diminatinya.

Bahkan, hanya beberapa hari sebelum meninggal dunia, tepatnya Kamis (3/9/2026), Marwan masih menjalankan tugasnya sebagai Sekretaris KONI Bolsel dalam pembukaan Kejurkab Bulutangkis PBSI Bolsel 2026.

"Yang paling membuat kita merasa kehilangan, beliau pergi saat sedang melakukan aktivitas olahraga yang begitu dicintainya," kata Audy.

Tidak hanya dunia olahraga yang mengenal Marwan.

Perjalanan pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara juga cukup panjang.

Marwan mengawali karier sebagai seorang guru di SMA Negeri 1 Bolaang Uki.

Dari dunia pendidikan, ia kemudian dipercaya mengemban sejumlah jabatan di lingkungan Pemkab Bolsel.

Di antaranya sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Pertanian hingga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Pada 1 Juli 2026, Marwan kembali mendapat kepercayaan untuk menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP dan Damkar Bolsel.

Tugas tersebut dijalankannya bersamaan dengan tanggung jawab sebagai Kepala Dinas Kominfo Bolsel.

Audy menilai perjalanan tersebut menunjukkan bahwa Marwan merupakan sosok yang dipercaya dalam menjalankan tugas pemerintahan.

"Beliau birokrat yang punya pengalaman dan pengabdian panjang. Banyak tugas yang dipercayakan kepadanya," ujar Audy.

Bahkan hingga hari terakhir kehidupannya, Marwan masih menjalankan tugas pemerintahan.

Beberapa jam sebelum meninggal, ia masih berkomunikasi terkait laporan penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Pagi hingga siang menjalankan tugas pemerintahan. Malamnya, Marwan memilih berolahraga.

Tak ada yang menyangka bahwa aktivitas tersebut menjadi kegiatan terakhir dalam hidupnya.

Bagi Audy, sosok Marwan akan dikenang bukan hanya karena jabatan yang pernah diembannya.

Tetapi juga karena sikapnya yang mudah bergaul dan memiliki kepedulian terhadap banyak orang.

"Marwan orangnya baik, mudah berkomunikasi dan sangat aktif. Kita tentu sangat kehilangan," tuturnya.

KABAR DUKA- Kadis Kominfo Bolsel Marwan Makalalag meninggal. Sempat wafat sempat melaporkan penanganan Karhutla.
KABAR DUKA- Kadis Kominfo Bolsel Marwan Makalalag meninggal. Sempat wafat sempat melaporkan penanganan Karhutla. (Tribun Manado/Foto Dokumentasi Warga.)

Kepergian Marwan juga meninggalkan ruang kosong bagi insan olahraga Bolsel.

Sebagai Sekretaris KONI, ia menjadi salah satu figur yang berada di balik berbagai aktivitas olahraga dan pembinaan atlet di daerah.

Audy berharap semangat pengabdian yang selama ini ditunjukkan Marwan dapat terus dikenang dan dilanjutkan.

"Semoga apa yang sudah beliau lakukan untuk olahraga dan pemerintahan bisa menjadi teladan bagi kita semua," ucap Audy. (Ren)

Baca juga: Breaking News: Kadis Kominfo Bolsel Marwan Makalalag Meninggal Dunia

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.