TRIBUNMANADO.CO.ID - Harga cabai/rica di Pasar Beriman Tomohon, Paslaten, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon, Sulawesi Utara per Senin (7/9/2026), kembali naik.
Pantauan tim Tribun Manado di lokasi, Senin sore, harga cabai rawit merah kini mencapai Rp 195 ribu per kilogram.
Komoditi cabai keriting naik dari Rp 90 ribu menjadi Rp 100 ribu per kilogram.
Yola, salah satu pedagang di Pasar Beriman Tomohon mengatakan, kenaikan harga cabai rawit terjadi cukup cepat.
Ia menyebut, harga cabai sebelumnya masih berada di kisaran Rp 150 ribu per kilogram.
"Kemarin itu masih Rp 150 ribuan sekilo, sekarang sudah hampir Rp 200 ribu," kata Yola kepada tim Tribun Manado saat ditemui di lapaknya.
Padahal stok cabai rawit di pasaran masih cukup melimpah.
Hampir setiap lapak yang menjual bahan pokok menyediakan komoditas cabai.
Suasana Pasar Beriman Tomohon pada Senin sore terpantau ramai.
Aktivitas jual beli berlangsung cukup intens di sejumlah lapak, meski kondisi cuaca di lokasi panas terik.
Perbandingan harga rica di Pasar Beriman Tomohon dan di Pasar Bersehati Manado hanya selisih sedikit.
Sementara di salah satu supermarket/swalayan yang berada di Kota Manado, terpantau lebih murah.
Harga rica di Pasar Bersehati Manado yang terletak Jalan Nusantara No.17, Kelurahan Calaca, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Provinsi Sulut ini, dijual Rp200 ribu per kilogram untuk stok yang sudah dibersihkan.
“Harga cabai rawit Gorontalo yang sudah dibersihkan Rp 200 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 180 ribu per kilogram,” ujar Rani salah satu pedagang di Pasar Bersehati Manado saat ditemui tim TribunManado.co.id.
Rani menyebut, kenaikan harga cabai rawit ini mulai dikeluhkan oleh para konsumen.
Sebagian pembeli pun harus mengurangi jumlah pembelian karena harga yang dinilai cukup tinggi.
“Pembeli mengeluh karena memang sangat mahal sekali,” jelas dia,
Lanjut dia lagi, kenaikan harga cabai rawit dipengaruhi oleh terbatasnya pasokan dari daerah penghasil.
Kondisi cuaca dan distribusi juga turut menjadi faktor yang memengaruhi ketersediaan cabai di pasaran.
“Cuaca panas sehingga terjadinya gagal panen itu jadi pemicu,” jelasnya.
Sementara di salah satu supermarket, yakni FreshMart Superstore, harga rica melambung hingga Rp 189.999 ribu per kilogram.
Harga rica di FreshMart relatif sama dengan di pasaran pada umumnya.
Robert Najoan salaku Store Manager FreshMart Tikala mengungkapkan, harga jual menyesuaikan dengan harga dari supplier.
"Hari ini harga naik lagi. Kami menyesuaikan dengan kondisi yang ada," katanya.
Robert menuturkan, akhir-akhir ini harga rica terbilang fluktuatif.
Kondisi cuaca kemarau panjang disertai El Nino menjadi penyebab utama kenaikan harga rica.
Kendati mahal, tetap ada warga yang membeli rica.
Menyiasati harga yang tinggi, konsumen khususnya ibu-ibu membeli sedikit saja.
Emak-emak berkomentar, harga rica lebih tinggi dari harga beras.
"Yang penting ada untuk masak di rumah. Tidak enak juga makan kalau tidak ada rasa pedasnya," kata Dian, warga Banjer, Kecamatan Tikala, Kota Manado.
Adapun FreshMart Tikala ini terletak di Jalan Daan Mogot No.48A, Kelurahan Tikala Baru, Kecamatan Tikala, Kota Manado, Sulut.
Jarak FreshMart Tikala ke Pasar Bersehati Manado sekitar 3,4 kilometer dengan waktu tempuh berkendara normal sekitar 10 menit lewat Jalan Daan Mogot - Jalan B.W. Lapian - Jalan Jenderal Sudirman kemudian akses menuju kawasan Kelurahan Calaca, area Pasar Bersehati.
Sedangkan jarak FreshMart Tikala ke Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado sekitar 14 kilometer dengan waktu tempuh normal sekira 30 menit menggunakan kendaraan. (TribunManado.co.id/pet/fer/ndo)
Baca juga: Harga Rica Meroket di Sulut, di Pasar Beriman Tomohon Tembus Rp 195 Ribu per Kilogram