Kualitas Udara Karawang Masuk Kategori Sedang, DLH Imbau Warga Pakai Masker
Ravianto September 07, 2026 08:47 PM

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Paparan abu vulkanik dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau yang dikabarkan sampai ke wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat mendapat tanggapan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang.

Berdasarkan hasil pemantauan kualitas udara periode 17 Agustus hingga 7 September 2026, kondisi kualitas udara di Kabupaten Karawang dipastikan masih dalam batas relatif aman dan terkendali.

Kepala Bidang Pengendalian pencemaran & Keanekaragaman Hayati DLH Kabupaten Karawang, Agus Mutaqqin, menjelaskan bahwa pengukuran Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menunjukkan parameter debu halus PM2.5 tercatat sebesar 18 mikrogram per meter kubik yang masuk dalam kategori sedang.

"Kategori sedang ini artinya tingkat kualitas udara masih dapat diterima pada kesehatan manusia, hewan, maupun tumbuhan," ujar Agus Muttaqin di kantornya Senin (7/9/2026).

"Untuk PM10 kategorinya baik. Berarti tingkat kualitas udara pada parameter tersebut tidak memberikan efek negatif terhadap manusia," kata dia.

Baca juga: Pemkot Bandung Waspadai Masker Langka dan Mahal di Tengah Sebaran Abu Vulkanik Krakatau

Kendati indikator kualitas udara secara umum masih aman, Agus mengingatkan warga untuk tetap waspada mengingat status Gunung Anak Krakatau saat ini masih Siaga. 

Masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas fisik di luar ruangan agar terhindar dari paparan debu secara langsung.

"Dengan kondisi Krakatau yang siaga, kami tetap mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas fisik yang terlalu lama atau berat di luar ruangan. Walaupun masih dapat beraktivitas seperti biasa, sebaiknya saat beraktivitas di luar menggunakan masker dan rajin membersihkan tangan," kata Agus. (Cikwan Suwandi)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.