Warga mengeluhkan kurir makanan yang parkir di wilayah perumahannya hingga sampah dan puntung rokok berserakan. Kondisi ini mengganggu kenyamanan penghuni.
Kebersihan area bersama menjadi perhatian warga di sejumlah kawasan permukiman. Masalah kecil yang dibiarkan berlarut juga bisa mengganggu kenyamanan banyak orang.
Dilansir dari Stomp, (6/9/2026), seorang warga Bukit Panjang, Singapura, mengeluhkan kondisi tangga di blok HDB tempatnya tinggal. Ia menyoroti keberadaan e-bike atau kurir makanan yang disebut terparkir selama berjam-jam.
Area pemukiman dijadikan tempat kurir mangkal bikin penghuni komplain. Foto: Stomp
|
Masalah tersebut disebut terjadi di Blok 249 Bangkit Road. Menurut warga, kondisi itu sudah berlangsung selama sekitar dua tahun.
E-bike tersebut biasanya diparkir di area tangga antara lantai enam dan tujuh. Warga menyebut kendaraan itu berada di sana sekitar pukul 21.00 hingga 09.00.
Namun, keberadaan e-bike bukan satu-satunya hal yang membuatnya merasa terganggu. Ia juga menyoroti kondisi area tangga setelah digunakan.
Menurut pengakuannya, terdapat puntung rokok dan sampah makanan serta minuman yang ditinggalkan di sekitar tangga. Ia juga menuduh penghuni terkait kerap minum bir dan merokok di area tersebut.
"Saya merasa ini sakit, menjijikkan dan tidak menghormati," ujar warga tersebut.
Pasalnya bekas makanan hingga kaleng bir dibiarkan berserakan begitu saja. Foto: Stomp
|
Ia menegaskan bahwa masalah utamanya bukan sekadar e-bike yang diparkir. Menurutnya, kondisi akan berbeda jika area tersebut selalu dibersihkan setelah digunakan.
"Kalau mereka membersihkannya, tentu tidak masalah," katanya.
Warga tersebut mengaku tidak berani menegur pemilik e-bike secara langsung. Ia khawatir identitas pelapor diketahui dan menimbulkan masalah lain bagi keluarganya.
Warga lain juga memiliki bukti kurir makanan yang asyik makan di pojok tangga tetapi membiarkan sampah di sekitarnya berserakan. Karena itu, ia memilih menyampaikan keluhan kepada pihak berwenang.
Hingga akhirnya perhatian terhadap lokasi kembali meningkat setelah kunjungan anggota parlemen pada 22 Agustus. Warga mengatakan area tangga sempat dicuci dua kali.







