TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mengendarai sepeda motor membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan mengendalikan gas dan setang.
Pengendara juga perlu memahami cara berkendara yang aman agar dapat mengantisipasi berbagai kondisi di jalan.
Hal ini semakin penting, apalagi banyak pelajar yang menggunakan sepeda motor untuk aktivitas sehari-hari.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel), Wanny mengatakan kebiasaan berkendara yang aman perlu dibangun sejak dini.
Melalui kampanye Cari Aman, Asmo Sulsel rutin memberikan edukasi keselamatan berkendara kepada berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga komunitas.
Berikut lima cara aman naik motor agar terhindar dari risiko kecelakaan:
1. Pastikan Kondisi Tubuh Prima
Sebelum mengendarai motor, pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan cukup fit.
Rasa lelah, mengantuk atau kondisi tubuh yang kurang prima dapat mengganggu konsentrasi ketika menghadapi situasi lalu lintas.
Baca juga: Awas Lelah dan Dehidrasi, 6 Tips Motoran saat Cuaca Panas
Pengendara perlu memastikan dirinya siap secara fisik sebelum memulai perjalanan.
2. Gunakan Perlengkapan Berkendara dengan Lengkap
Perlengkapan keselamatan tidak boleh dianggap sebagai pelengkap.
Helm menjadi perlengkapan utama yang wajib digunakan.
Selain itu, pengendara disarankan menggunakan jaket, sarung tangan dan celana panjang untuk memberikan perlindungan tambahan pada tubuh.
Pemilihan helm juga perlu diperhatikan.
Wanny menyarankan penggunaan helm dengan warna cerah atau terang.
"Ini dapat membantu meningkatkan visibilitas pengendara, khususnya ketika kondisi pencahayaan minim," kata Wanny di Makassar, Senin (7/9/2026).
3. Patuhi Rambu dan Aturan Lalu Lintas
Keselamatan di jalan tidak hanya bergantung pada kemampuan mengendalikan kendaraan.
Pengendara harus memahami dan mematuhi rambu-rambu serta aturan lalu lintas yang berlaku.
Jangan menerobos lampu merah, melawan arus atau berkendara secara ugal-ugalan hanya demi mengejar waktu.
Kecepatan juga perlu disesuaikan dengan kondisi jalan, kepadatan lalu lintas dan lingkungan sekitar.
4. Jaga Fokus dan Hindari Distraksi
Konsentrasi menjadi salah satu modal penting ketika mengendarai sepeda motor.
Hindari menggunakan ponsel atau melakukan aktivitas lain yang dapat mengalihkan perhatian selama berkendara.
Pengendara perlu memperhatikan kondisi di depan, kendaraan dari arah samping maupun situasi di sekitar agar dapat merespons dengan cepat ketika terjadi perubahan lalu lintas.
5. Utamakan Keselamatan, Bukan Kecepatan
Keinginan untuk tiba lebih cepat sering membuat pengendara mengambil keputusan berisiko.
Padahal, keselamatan harus menjadi prioritas utama ketika berada di jalan.
Pengendara sebaiknya menjaga kecepatan tetap terkendali, menjaga jarak aman dengan kendaraan lain serta tidak memaksakan diri ketika kondisi tubuh sudah lelah.
(Tribun-Timur.com/Hasriyani Latif)