Wali Kota Banda Aceh Tekankan Pelayanan, 'Warning' ASN soal Pungli
Eddy Fitriadi September 08, 2026 01:03 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meminta seluruh aparatur pemerintah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan memperkuat pengawasan terhadap berbagai persoalan di kota tersebut.

Hal itu disampaikan Illiza saat memimpin apel gabungan di halaman Balai Kota Banda Aceh, Senin (7/9/2026). Apel rutin awal bulan tersebut diikuti pejabat, kepala sekolah, keuchik dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kita tidak boleh merasa cukup dengan apa yang sudah kita lakukan. Kalau hari ini pelayanan kita masih lambat, kita perbaiki. Kalau masyarakat masih kesulitan mendapatkan informasi, kita benahi,” ujar Illiza.

Dalam apel tersebut, Illiza juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan berbagai program, termasuk kerja sama Banda Aceh dengan Kota Higashimatsushima, Jepang, yang salah satunya menyasar bidang mitigasi bencana.

“Hubungan Banda Aceh dengan Higashimatsushima bukan hubungan yang baru. Kedua kota sama-sama memiliki pengalaman menghadapi bencana tsunami. Saya minta kerja sama ini benar-benar ditindaklanjuti dan masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” katanya.

Illiza juga menyerahkan Surat Keputusan Pejabat Pengelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) kepada 11 Puskesmas di Banda Aceh. Ia meminta kepala puskesmas menjalankan tugas dengan baik dan meningkatkan mutu pelayanan melalui pelatihan.

“Dengan BLUD, Puskesmas diberikan ruang pengelolaan yang lebih fleksibel. Tetapi kewenangan yang lebih besar harus diikuti dengan tanggung jawab yang lebih besar. Pengelolaan harus transparan, akuntabel, dan tetap mengikuti aturan yang berlaku,” sebutnya.

Terkait sejumlah penghargaan yang diterima Pemko Banda Aceh, Illiza mengingatkan aparatur agar tidak menjadikan penghargaan sebagai tujuan utama dalam bekerja. Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas.

“Jangan bekerja untuk mengejar penghargaan. Kita bekerja untuk masyarakat. Kalau kemudian kerja kita mendapat penghargaan, kita syukuri. Tetapi setelah itu kita harus bekerja lebih baik lagi,” ucapnya.

Baca juga: Momen Kapolresta Banda Aceh Ngopi Bareng dan Serap Aspirasi Ojol

Illiza juga meminta seluruh jajaran meningkatkan pelayanan dan memastikan tidak ada pungutan liar (pungli) di lapangan. Pemko Banda Aceh, kata dia, telah menambah CCTV di sejumlah jalan serta memperluas kewenangan camat bersama Satpol PP/WH untuk mengawasi kota dan menertibkan pelanggaran di tengah masyarakat.

Ia turut meminta aparatur gampong, camat dan masyarakat ikut mengawasi pencurian serta perusakan fasilitas umum. “Jika melihat, tolong foto dan video. Jangan kita biarkan terjadi lagi,” katanya.

Di akhir arahannya, Illiza menegaskan komitmen Pemko Banda Aceh terhadap penegakan syariat Islam dan meminta seluruh ASN ikut mengawasi lingkungan masing-masing.

“Penegakan syariat Islam tidak pandang bulu, baik internal maupun eksternal dan di tengah-tengah masyarakat. Tolong pantau rekan-rekan sendiri,” ujarnya seraya mengajak seluruh ASN berkolaborasi membangun Banda Aceh menjadi lebih baik.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.