Menkeu Purbaya Siap Kucurkan Anggaran Bencana Maksimal, Minta BNPB Hitungannya Jelas
Mursal Ismail September 08, 2026 01:03 AM

SERAMBINEWS.COM - Menteri Keuangan atau Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah siap mengucurkan anggaran bencana secara maksimal jika BNPB mengajukannya. 

Namun, pengajuan tersebut harus disertai penghitungan dan rincian anggaran yang jelas.

Purbaya memastikan pemerintah dapat menyediakan dana selama kebutuhan anggaran tersebut masuk akal dan terukur.

Hingga kini, pemerintah belum menyiapkan bantuan khusus bagi warga terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Menurut Purbaya, dampak ekonomi akibat erupsi tersebut diperkirakan tidak terlalu signifikan karena bencana hanya berlangsung beberapa hari.

Ia menilai kondisi tersebut berbeda dengan dampak banjir yang sebelumnya terjadi di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat serta bencana di NTT.

Baca juga: VIDEO - Bikin Geger! Petugas Cleaning Service Diduga Kesurupan di Bandara Soekarno-Hatta

Meski demikian, pemerintah tetap akan memantau perkembangan kondisi akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Purbaya berharap dampak bencana tersebut tidak semakin parah.

"Tapi BNPB nanti kalau minta, ya kita kasih dananya. Kalau untuk bencana, akan kita usahakan semaksimal mungkin. Tapi jangan ngaco, ya, hitungannya," kata Purbaya di Komplek Istana, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, selama rincian anggaran soal bencana jelas, tentu tidak akan ada masalah.

"Ya, diada-adain, tapi selama, selama, bukan masuk akal apa, ya. Hitungannya clear, harusnya nggak ada masalah. Kita bisa sediakan uangnya," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut pemerintah sejauh ini belum menyiapkan bantuan untuk warga terdampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Akan tetapi, jika BNPB memerlukan, tentu akan dibantu anggarannya.

"Belum, belum ada," kata dia.

Baca juga: Hadirkan 500 Varian Rasa, Aceh Culinary Festival 2026 Bakal Digelar September Ini, Catat Tanggalnya

Sebab, menurut Purbaya, dampak ekonomi terkait erupsi Gunung Anak Krakatau tidak terlalu signifikan.

"Belum. Harusnya sih nggak terlalu signifikan, ya, kalau hanya beberapa hari bencananya. Dan debunya kan nggak tebal-tebal amat, kan," ucapnya.

Ia turut membandingkannya dengan dampak ekonomi masyarakat pascabencana banjir di tiga provinsi Sumatera. Hanya saja, pemerintah akan terus memantau perkembangan kondisi ke depan.

"Kalau saya lihat secara kasar sih harusnya dampaknya nggak sebesar di Provinsi Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat kemarin, atau di NTT kemarin. Ini kan cuma beberapa hari.

Kita lihat ke depan seperti apa. Harusnya sih mudah-mudahan sih nggak terlalu parah," lanjutnya. (*)

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/09/07/20173311/purbaya-siap-tambah-anggaran-bencana-maksimal-tapi-jangan-ngaco-hitungannya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.