Penulis : Titi Ila Ashari
TRIBUNBANTEN.COM-Tak harus tinggal di daerah pesisir untuk menikmati air kelapa muda. Sekarang, minuman yang identik dengan cuaca panas ini mudah ditemukan, mulai dari pasar, minimarket, hingga pedagang di pinggir jalan.
Banyak juga orang yang pernah mendengar anjuran minum air kelapa ketika sedang sakit. Lantas, apa yang membuat air kelapa muda banyak dikonsumsi dan apa saja manfaatnya bagi tubuh?
Kandungan Nutrisi Air Kelapa Muda
Baca juga: Manfaat Segelas Air Hangat yang Jarang Diketahui, Bantu Kesehatan Jantung, Lancarkan Perdaran Darah
Manfaat Minum Air Kelapa Muda
Dilansir dari Kompas.com (2024) berikut sejumlah manfaat minum air kelapa muda bagi kesehatan.
Air kelapa mengandung elektrolit seperti natrium, kalium, magnesium, dan klorida yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh serta mengganti cairan yang hilang.
2. Membantu Mengelola Tekanan Darah
Kandungan kalium membantu tubuh membuang kelebihan natrium dan mengurangi tekanan pada dinding pembuluh darah. Penelitian pada tikus menunjukkan efek diuretik, tetapi efektivitasnya pada manusia masih perlu diteliti.
3. Membantu Mencegah Batu Ginjal
Kalium dalam air kelapa disebut dapat membantu mencegah pelepasan kalsium ke urine sehingga berpotensi menurunkan risiko batu ginjal.
4. Membantu Mengelola Berat Badan
Air kelapa rendah kalori dan bebas lemak. Kandungan cairannya dapat membantu memberi rasa kenyang serta mendukung pencernaan dan kesehatan usus.
5. Membantu Menurunkan Trigliserida
Air kelapa berpotensi membantu menurunkan kadar trigliserida berkat kandungan asam amino, asam askorbat, kalsium, dan kalium.
6. Membantu Menjaga Gula Darah
Kandungan kalium, magnesium, dan mangan disebut dapat membantu produksi serta sensitivitas insulin sehingga kadar gula darah lebih terkontrol.
7. Membantu Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Senyawa antioksidan dalam air kelapa membantu menangkal radikal bebas dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.
Nikmati kesegaran air kelapa secukupnya untuk mendapatkan khasiatnya secara optimal tanpa memicu risiko kesehatan yang tidak diinginkan.
Jika memiliki kondisi medis khusus, seperti gangguan ginjal atau sedang menjalani terapi obat tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai porsi yang paling sesuai bagi tubuh Anda.