Mahasiswa KKA UM Kendari Buat Peta Administrasi Desa Lantowua, Bantu Warga Kenali Batas & Fasilitas
Desi Triana Aswan September 08, 2026 02:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Reguler 2026 Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari) membuat peta administrasi Desa Lantowua, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Peta tersebut dibuat setelah mahasiswa menemukan belum tersedianya peta yang memuat batas wilayah desa secara lengkap.

Peta administrasi itu menampilkan batas Desa Lantowua, pembagian wilayah Dusun I, II dan III, serta sejumlah lokasi fasilitas umum.

Pemetaan dilakukan secara digital sehingga informasi yang ditampilkan dapat menjadi acuan bagi masyarakat maupun pemerintah desa untuk mengetahui tata letak wilayah.

Bagi warga, keberadaan peta tersebut dapat membantu mengenali batas antarwilayah dan menemukan lokasi fasilitas umum yang berada di Desa Lantowua.

Sementara bagi pemerintah desa, data tersebut dapat digunakan sebagai salah satu bahan dalam melihat kondisi wilayah ketika menyusun kebutuhan pembangunan.

Ketua KKA Kelompok 18 Desa Lantowua, La Ode Ihsan Mubarok, mengatakan pembuatan peta berawal dari hasil pengamatan mahasiswa selama berada di desa.

“Kami melihat belum adanya peta desa, maka dari itu muncul ide untuk membuatkan peta administrasi desa,” kata La Ode Ihsan Mubarok.

Baca juga: Antusiasme Anak-anak Ikut Sunat Gratis Mahasiswa KKN Universitas Halu Oleo Kendari di Lalohao Konawe

Menurutnya, pembuatan peta kemudian dibahas bersama perangkat desa untuk menyesuaikan informasi yang dibutuhkan di lapangan.

Pemasangan peta administrasi tersebut dilakukan pada Selasa, (25/8/2026).

Selain peta, Kelompok 18 juga membuat gapura nama lorong menggunakan bambu di akses menuju SDN 123 Lantowua.

Gapura tersebut dipasang sebagai penanda lorong menuju sekolah.

Selain itu, untuk memperjelas akses bagi masyarakat yang hendak menuju lingkungan pendidikan tersebut.

“Pembuatan peta administrasi dan gapura tersebut menjadi bagian dari program kerja Kelompok 18 KKA UM Kendari selama melaksanakan kegiatan di Desa Lantowua,” ujarnya.

Kepala Desa Lantowua, Irwan, mengatakan peta administrasi yang dibuat mahasiswa membantu pemerintah desa melihat wilayah secara lebih jelas.

Kata dia, peta administrasi yang dibuat ini sangat presisi dan memudahkan pelayanan publik.

“Keberadaan gapura di akses sekolah juga membuat penanda menuju SDN 123 Lantowua lebih mudah dikenali,” jelasnya.

(*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.