TRIBUNBANTEN.COM - Sulit punya momongan menjadi salah satu hal yang kerap membuat pasangan suami istri mencari berbagai cara untuk meningkatkan peluang kehamilan.
Salah satu hal yang bisa diperhatikan adalah pola makan dan asupan nutrisi sehari-hari. Buah-buahan menjadi bagian penting dari pola makan sehat karena mengandung berbagai vitamin, mineral, serat, dan lemak sehat yang dibutuhkan tubuh.
Terkait hal tersebut, dr Zaidul Akbar pernah membagikan salah satu buah yang menurutnya baik dikonsumsi wanita, terutama untuk mendukung kesehatan organ reproduksi.
Buah yang dimaksud adalah alpukat.
Baca juga: dr Zaidul Akbar Ungkap Rahasia Kulit Glowing dan Awet Muda Tanpa Skincare, Cukup Konsumsi Kunyit
Menurut dr Zaidul Akbar, alpukat memiliki kandungan lemak dan serat yang baik bagi tubuh. Ia juga menyarankan buah tersebut dikonsumsi oleh wanita yang memiliki perhatian terhadap kesehatan reproduksi.
Alpukat untuk Mendukung Kesuburan Wanita
Alpukat dikenal sebagai buah yang mengandung lemak tak jenuh tunggal atau monounsaturated fatty acid.
Selain memiliki tekstur lembut dan rasa yang lezat, alpukat juga mengandung sejumlah nutrisi seperti vitamin E, serat, serta berbagai zat gizi lainnya.
dr Zaidul Akbar menyebut alpukat sebagai salah satu buah yang baik untuk dikonsumsi wanita dalam rangka menjaga kesehatan reproduksi.
Dalam penjelasannya, ia mengaitkan bentuk buah alpukat dengan organ reproduksi wanita.
"Jadi alpukat itu kalau anda lihat bentuknya kaya apa? Kaya kandung rahim, jadi kalau anda pen gen hamil gampang hamil atau reproduksi anda itu mau diperbaiki, alpukat ini anda makan," kata dr Zaidul Akbar.
Pernyataan tersebut menjadi alasan mengapa alpukat kerap disebut dalam anjuran pola makan yang dibagikan dr Zaidul Akbar.
Namun, konsumsi alpukat tentunya bukan berarti dapat menjamin seseorang langsung hamil. Kesuburan dipengaruhi banyak faktor, baik dari pihak wanita maupun pria.
Kandungan Alpukat yang Baik untuk Tubuh
Selain dikaitkan dengan kesehatan reproduksi, alpukat juga memiliki berbagai manfaat sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.
Kandungan lemak tak jenuh tunggal pada alpukat dapat menjadi sumber lemak sehat. Buah ini juga mengandung serat yang dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan.
dr Zaidul Akbar melalui unggahannya juga pernah menyarankan wanita untuk mengonsumsi alpukat karena kandungan lemak dan seratnya.
"Buah ini sejatinya sangat saya sarankan dikonsumsi wanita modern dengan permasalahan reproduksi karena kandungan lemak dan serat buah ini sangat baik membersihkan kandungan dan menjaga kandungan tetap sehat. Dan juga sangat baik menjaga kesehatan jantung dan memperlancar pencernaan," tulis dr Zaidul Akbar.
Alpukat juga mengandung vitamin E yang berperan sebagai antioksidan. Nutrisi tersebut membuat alpukat menjadi salah satu pilihan buah yang dapat dimasukkan ke dalam menu harian.
Cara Konsumsi Alpukat Menurut dr Zaidul Akbar
Bagi yang ingin mengonsumsi alpukat, dr Zaidul Akbar menyarankan agar buah tersebut tidak dicampur dengan gula atau sirup secara berlebihan.
Sebagai alternatif, alpukat dapat dikonsumsi langsung setelah dikerok dan kemudian ditambahkan suwiran kurma atau sedikit madu.
"Di kerok aja kasi suwiran kurma atau kasi madu secukupnya udah enak," ujarnya.
Cara tersebut dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati alpukat tanpa tambahan gula atau sirup dalam jumlah banyak.
Biji Alpukat Juga Disebut Bisa Dimanfaatkan
Tak hanya daging buahnya, dr Zaidul Akbar juga pernah membahas pemanfaatan biji alpukat.
Ia menyebut biji alpukat dapat diparut kemudian diberi air panas.
"Bijinya anda parut kasih air panas, minum," imbuh dr Zaidul Akbar.
Meski demikian, apabila memiliki masalah kesuburan atau sudah lama menjalani program untuk mendapatkan keturunan, pasangan suami istri sebaiknya tidak hanya mengandalkan konsumsi buah tertentu.
Pemeriksaan oleh tenaga medis dapat membantu mengetahui penyebab kesulitan memperoleh kehamilan dan menentukan langkah yang sesuai.
Dengan begitu, alpukat dapat dijadikan bagian dari pola makan sehat, bukan sebagai satu-satunya cara untuk meningkatkan peluang kehamilan.