Tiga Desa di Denpasar Ajukan Pasar Murah Gas LPG 3 Kg ke Disperindag
Ida Ayu Suryantini Putri September 08, 2026 04:23 PM

 


TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kelangkaan gas LPG 3 kg kembali terjadi di sejumlah desa di Denpasar.

Untuk mengatasi hal itu, beberapa desa di Denpasar menggelar pasar murah. 

Sampai saat ini, ada tiga desa di Denpasar yang mengajukan pasar murah gas LPG 3 kg ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar.

Dalam sekali pasar murah disiapkan sebanyak 100 tabung. 

Baca juga: LPG 3 Kg Langka di Bali, Disnaker ESDM Sebut Ada Keterlambatan Pengiriman dari Manggis

Kepala Bidang Metrologi dan Tertib Niaga, Disperindag Kota Denpasar, I Gusti Bagus Aditia Wardhana mengatakan, ketiga desa tersebut yakni Pemogan, Tegal Kertha dan Tegal Harum. 

Pelaksanaan pasar murah tersebut, didasari atas pengajuan ke Disperindag yang nantinya dikoordinasikan ke Pertamina untuk pelaksanaannya. 

Namun begitu, ia menyebut belum ada lagi laporan kembali terhadal kelangkaan gas melon ini.

Baca juga: LPG 3 Kg Langka di Bali, Disnaker ESDM Sebut Ada Keterlambatan Pengiriman dari Manggis

"Jika ada desa/keluarahan lain yang wilayahnya perlu suplay gas LPG 3 kilogram ini juga bisa bersurat ke kami. Nanti kami koordinasikan dengan Pertamina selaku pemilik barang untuk mendistribusikan ke desa/kelurahan yang kekurangan," katanya, Selasa, 8 September 2026.

Disinggung terkait kelangkaan gas LPG 3 Kilogram yang terjadi di Denpasar, Aditia mengatakan telah melakukan koordinasi dengan Pertamina. 

Demikian Pertamina dikatakannya telah menyalurkan kouta seperti biasanya. 

"Kalau dari Pertamina siap mendistribusikan seperti biasa," katanya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.