TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Jajaran Resmob Satreskrim Polresta Sorong Kota meringkus perempuan berinisial JIY alias Vana (30-an) di Jalan Basuki Rahmat, Distrik Sorong Manoi, Kilometer 8, Kota Sorong.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh TribunSorong.com, Tim Resmob Mangewang Polresta Sorong Kota meringkus Vana, pada Jumat 4 September 2026, pukul 19.00 WIT.
Baca juga: Songsong HUT 80 Bhayangkara, Polresta Sorong Kota Gelar Bakti Kesehatan dan Donor Darah
Kasat Reskrim Polresta Sorong Kota, AKP Afriangga Tan mengatakan, awalnya petugas dapat informasi ada tawaran jasa urus surat izin mengemudi (SIM) melalui Facebook atau FB.
"Tim terima informasi bahwa si Vana promosi jasa SIM cepat (instan) via FB, dan langsung mengembangkan perkara di lapangan," ujar Afriangga kepada TribunSorong.com, Selasa (8/9/2026).
Setelah lakukan penyelidikan, Vana diketahui mempromosikan sejumlah SIM baik C, A dan yang lain di areal Sorong Papua Barat Daya.
Selang beberapa waktu, tim kemudian turun ke lapangan dan ringkus yang bersangkutan di areal Kilometer 8, serta dibawa ke kantor.
"Tim menangkap yang bersangkutan itu ada satu barang bukti, Vana mengaku SIM mau diantar ke seorang warga Sorong," katanya.
Setelah diperiksa, Vana mengakui satu SIM dipasang tarif dengan harga bervariasi, mulai Rp600.000, Rp850.000, hingga Rp1.600.000.
"Pelaku ini bergerak tidak sendiri, sebab jika ada yang memesan SIM, nanti dia koordinasi dengan orang lain baru diproses," katanya.
"Pengurusan SIM ini juga tidak normal, sebab tanpa uji teori dan praktik semua sudah siap."
Dijelaskan Afriangga bahwa SIM, yang dibuat juga bukan lewat Kantor Satlantas Polresta Sorong Kota, tapi cetakannya cukup rapi.
Hingga kini, status Vana masih jadi saksi, dan tim melakukan upaya penyelidikan.
Baca juga: Kronologi Tim BRASKO Satresnarkoba Polresta Sorong Kota Ringkus Wanita 34 Tahun, Bawa Ganja 597 Gram
Tak hanya itu, berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSorong.com, aktivitas Vana juga melibatkan seorang perempuan inisial NS, yang diduga adalah istri anggota TNI AL.
Si Vana mengaku, dirinya sempat berkenalan sama NS di sebuah markas TNI AL di wilayah Kota Sorong, dan diduga dicetak di lokasi itu.