Apa Desil Rendah Pasti Dapat Bansos? Cek Desil DTSEN Pakai Pakai NIK KTP dan Ketahui Peluangnya
Vigestha Repit Dwi Yarda September 08, 2026 04:25 PM

BANGKAPOS.COM - Banyak masyarakat yang belum mengetahui soal peluang atau kepastian menerima bansos berdasarkan angka desil.

Masyarakat dapat mengecek posisi desil keluarganya dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Cara ini membuat masyarakat tidak perlu datang langsung ke kantor desa, kelurahan, ataupun kantor pemerintahan untuk sekadar mengetahui informasi desil keluarganya.

Pengecekan bisa dilakukan melalui perangkat yang memiliki koneksi internet, seperti ponsel, laptop, atau komputer. Layanan tersebut tersedia melalui situs resmi Cek Bansos milik Kementerian Sosial (Kemensos).

Pengguna cukup memasukkan NIK 16 digit sesuai KTP. Jika data tersedia di dalam sistem, sejumlah informasi akan ditampilkan, termasuk posisi desil keluarga.

Desil digunakan untuk menggambarkan posisi sosial ekonomi sebuah keluarga dibandingkan dengan keluarga lainnya dalam basis data nasional. Data tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan pemerintah dalam menentukan sasaran program perlindungan sosial.

Baca juga: Harta Kekayaan Irjen Pol Arif Budiman, Kapolda Malut Pecat 21 Anak Buah, Capai Rp2,7 M Nihil Utang

Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan desil DTSEN? Bagaimana cara mengeceknya menggunakan NIK, dan apakah keluarga dengan desil rendah pasti memperoleh bantuan sosial?

Pengertian Desil dalam DTSEN
Desil adalah sistem pemeringkatan yang digunakan untuk mengelompokkan keluarga berdasarkan kondisi sosial ekonominya.

Masyarakat dalam basis data tersebut dikelompokkan ke dalam 10 tingkatan, mulai dari desil 1 hingga desil 10. Setiap angka menunjukkan posisi relatif suatu keluarga dibandingkan dengan keseluruhan keluarga yang masuk dalam pemeringkatan.

Secara sederhana, desil 1 menggambarkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah. Sementara desil 10 berada pada kelompok dengan posisi sosial ekonomi relatif paling tinggi.

Penentuan kelompok tersebut tidak semata-mata didasarkan pada pendapatan. Sejumlah aspek lain dapat diperhitungkan, antara lain pekerjaan, pendidikan, kondisi tempat tinggal, penggunaan listrik, kepemilikan aset, serta indikator sosial ekonomi lainnya.

Posisi desil juga bisa berubah. Hal tersebut karena kondisi rumah tangga tidak selalu sama dan data dapat mengalami pembaruan berdasarkan perubahan keadaan sosial ekonomi keluarga.

Langkah Cek Desil DTSEN dengan NIK
Pengecekan desil dapat dilakukan secara mandiri menggunakan HP, laptop, maupun komputer yang terhubung dengan internet.

Berikut tahapan yang bisa dilakukan:

Buka browser pada perangkat yang digunakan.
Akses layanan resmi Cek Bansos Kemensos.
Masukkan NIK 16 digit sesuai yang tercantum pada KTP.
Isi kode captcha yang tersedia.
Klik tombol "CARI DATA".
Tunggu hingga proses pencarian selesai.
Cermati informasi yang muncul pada halaman hasil pencarian.
Jika NIK berhasil ditemukan, sistem akan menampilkan data sesuai informasi yang tercatat. Informasi yang tersedia dapat meliputi data keluarga, posisi desil, status bantuan sosial, serta informasi penyaluran apabila terdapat datanya.

Makna Desil 1 hingga 10
Angka pada desil tidak menunjukkan besaran penghasilan seseorang. Desil lebih tepat dipahami sebagai posisi relatif keluarga dalam pemeringkatan sosial ekonomi.

Semakin kecil angka desil, semakin rendah posisi relatif keluarga tersebut. Sebaliknya, semakin tinggi angka desil, semakin tinggi pula posisi relatifnya dalam pemeringkatan.

Secara umum, pembagiannya dapat dipahami sebagai berikut:

Desil 1: kelompok dengan posisi kesejahteraan relatif paling rendah atau sekitar 10 persen terbawah.
Desil 2: kelompok setelah desil 1 dalam urutan pemeringkatan.
Desil 3: kelompok berikutnya setelah desil 2.
Desil 4: bagian dari kelompok sekitar 40 persen terbawah.
Desil 5: kelompok dengan posisi sosial ekonomi menengah bawah.
Desil 6-10: kelompok dengan posisi sosial ekonomi relatif menengah hingga lebih tinggi.
Dengan demikian, angka desil tidak dapat disamakan dengan nilai pendapatan bulanan. Angka tersebut menunjukkan peringkat relatif berdasarkan berbagai indikator sosial ekonomi.

Apakah Desil Rendah Pasti Mendapat Bansos?

Jawabannya tidak otomatis.

Kepemilikan desil rendah bukan berarti seseorang langsung ditetapkan sebagai penerima bantuan sosial. Penentuan penerima tetap mengikuti persyaratan, kriteria, dan mekanisme yang berlaku pada setiap program pemerintah.

Informasi dari layanan Cek Bansos Kemensos menyebutkan bahwa keluarga yang masuk desil 1 sampai 4, atau kelompok 40 persen terbawah, dapat diusulkan menjadi sasaran Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan Sembako.

Sementara keluarga yang berada pada desil 5 dapat diusulkan menjadi peserta PBI-JK.

Perlu dipahami bahwa istilah "dapat diusulkan" tidak sama dengan kepastian memperoleh bantuan. Calon penerima masih harus memenuhi ketentuan yang berlaku dan melalui proses penetapan sesuai program masing-masing.

Penyebab Desil Tidak Sesuai Kondisi Terkini

Kondisi sosial ekonomi rumah tangga dapat mengalami perubahan. Misalnya, seseorang berganti pekerjaan, penghasilan keluarga berubah, jumlah anggota keluarga bertambah atau berkurang, pindah tempat tinggal, ataupun mengalami perubahan kepemilikan aset.

Perubahan tersebut dapat membuat informasi yang tercatat dalam sistem berbeda dengan keadaan keluarga saat ini.

Jika menemukan data yang tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan pemutakhiran melalui saluran yang tersedia, termasuk pemerintah desa atau kelurahan maupun dinas sosial.

Apabila tersedia fitur pengajuan perubahan melalui aplikasi Cek Bansos, masyarakat juga dapat menggunakannya untuk mengusulkan pembaruan data.

Namun, pengajuan tersebut tidak serta-merta membuat desil berubah. Data yang diperbarui tetap perlu melalui proses verifikasi dan pemutakhiran sebelum menjadi bagian dari pemeringkatan selanjutnya.

Karena itu, masyarakat sebaiknya memastikan data kependudukan serta kondisi sosial ekonomi keluarga selalu tercatat secara benar.

Jangan Sembarangan Memasukkan NIK

Kemudahan mengecek desil secara online juga perlu diikuti dengan kewaspadaan dalam menjaga data pribadi.

NIK merupakan informasi penting yang terdapat pada dokumen kependudukan. Karena itu, masyarakat sebaiknya hanya memasukkan NIK melalui situs atau aplikasi resmi pemerintah.

Jangan memberikan NIK, foto KTP, nomor telepon, maupun informasi pribadi lainnya kepada situs atau pihak yang tidak jelas.

Langkah tersebut penting untuk mencegah kemungkinan penyalahgunaan ataupun pencurian data pribadi.

Dengan memanfaatkan kanal resmi, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai desil dan bantuan sosial sekaligus menjaga keamanan data kependudukan.

(Bangkapos.com/Tribunnews)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.